Untuk negara yang berada di daerah tropis pasti akan selalu merasakan panasnya sinar matahari sepanjang tahun. Maka dari itulah banyak dari kita yang memasang air conditioner (AC) di ruangan.

Jika penggunaan AC perlu instalasi yang menempel pada bangunan, maka Zero Breeze justru memungkinkan pendingin untuk dibawa kemana-mana tanpa perlu instalasi pada bangunan.

AC seukuran tas ini bisa kamu bawa dan dioperasikan dimana saja dengan mudah. Seperti apa detilnya?

AC portable terdingin di dunia

Zero Breeze

Dibalik desainnya yang kecil serta statusnya sebagai barang portable, ternyata temperatur yang bisa dicapai Zero Breeze tidak main-main.

Zero Breeze dapat menghembuskan udara dingin di titik 6 derajat celcius, bandingkan dengan AC konvensional yang rata-rata hanya 16 sampai 18 derajat saja.

Tentu untuk ukurannya yang kecil, ini pencapaian yang luar biasa.

Fitur multifungsi yang cukup membantu

zero breeze

Selain fokus utamanya sebagai pendingin udara, Zero Breeze dilengkapi beberapa fitur yang dirasa akan membantu beberapa aktivitas.

Dengan kapasitas baterai 40.000 mAh, AC ini menyediakan lampu LED, speaker Bluetooth, hingga fitur sebagai power bank.

Lantas, AC seberat 4 kilogram ini melengkapi waktu bersantai kamu sambil menikmati udara dingin.

Zero Breeze berhasil mengumpulkan dana hampir $200 ribu dari target $100, sementara masih tersisa waktu 41 hari proses penggalangan dana.

Kamu yang tertarik memiliki Zero Breeze bisa mengklaimnya dengan harga murah, yakni Rp 4,7 jutaan. Sedangkan ketika sudah dirilis pada Maret 2017 nanti harganya melonjak Rp 6,7 jutaan.

Sumber: Zero Breeze