Xiaomi Mi 8 Indonesia
Xiaomi ciptakan cloning iPhone X berkualitas sepadan

Produsen smartphone asal China, Xiaomi mengumumkan tiga varian dari ponsel flagship Mi 8 yang secara fisik menyerupai Apple iPhone X. Menariknya, jika dibanding produk kloning iPhone X lainnya, Xiaomi Mi 8 tampak lebih masuk akal dari segi spesifikasi dan harga yang ditawarkan.

Seperti yang bisa ditebak, Mi 8 hadir dengan notch atau poni di bagian atas layar yang menjorok, tempat dimana berbagai macam sensor tertanam disana. Ketiga variannya juga mengadopsi letak kamera ganda di belakang yang disusun vertikal di pojok kiri atas, semakin menambah kesan bahwa ponsel itu adalah saudara kandung iPhone X.

Xiaomi Mi 8 dirilis dalam tiga varian yang secara umum identik, hanya berbeda pada ukuran, kapasitas baterai, dapur pacu, fitur high-end dan tentunya harga yang dipatok. Berikut spesifikasi ketiganya.

Xiaomi Mi 8 SE

Xiaomi Mi 8 SE 1 - Xiaomi Mi 8 Kloningan iPhone X Dibanderol Mulai Rp 5,8 Juta, Berikut Spesifikasinya

Xiaomi Mi 8 SE merupakan versi yang paling rendah dan paling murah. Lagi, namanya saja mencontek produk iPhone berukuran mungil. Mi 8 SE memiliki layar OLED berdimensi diagonal 5,8 inci. Sementara dapur pacu mengandalkan prosesor Qualcomm Snapdragon 710 disertai konfigurasi RAM 4 atau 6 GB, dan kapasitas ROM 64 GB.

Chip Qualcomm tersebut akan bekerjasama dengan prosesor grafis Adreno 616. Seperti yang bisa dilihat, posisi sensor sidik jari diletakkan di belakang.

Edisi ini memiliki kamera depan 20 megapiksel disertai AI untuk menangkap gambar bokeh lebih presisi. Sedangkan sistem kamera ganda di belakang masing-masing beresolusi 12 megapiksel dengan bukaan f/1.0 dan kamera sekunder 5 megapiksel dengan bukaan f/2.0.

Xiaomi membenamkan baterai sebesar 3.120 mAh dengan kemampuan Quick Charge 3.0 untuk pengisian daya yang lebih cepat.

Xiaomi Mi 8

Xiaomi Mi 8 SE

Merupakan varian di level menengah dengan dimensi layar 6,2 inci dan panel OLED dari Samsung. Area hitam di atas layar bertaburkan kamera selfie 20 megapiksel, sensor cahaya, inframerah, pengenal wajah, dan speaker untuk telepon. Bodi ponsel secara umum menggunakan kaca, sementara bingkainya berbahan aluminium.

Kamera ganda di bagian belakang berhasil mencapai skor 99 menurut DxOMark. Masing-masing kamera beresolusi 12 megapiksel dengan bukaan f/1.8 dan f/2.4. Sensor kamera yang dipakai adalah IMX363 dari Sony dan S5K3M3 milik Samsung. Tidak heran apabila skornya selevel dengan Samsung Galaxy S9 Plus.

Di dapur pacu, Xiaomi Mi 8 tampil dengan chip Qualcomm Snapdragon 845, bersama RAM 6 GB, dan pilihan ROM antara 64 GB, 128 GB, dan 256 GB. Kapasitas baterainya juga sedikit lebih besar dari versi SE, yakni 3.400 mAh.

Selain itu Xiaomi mengumumkan bahwa Mi 8 jadi ponsel pertama yang menggunakan GPS dual-frequency. Fitur ini memungkinkan pendeteksian lokasi yang sangat akurat.

Xiaomi Mi 8 Explorer Edition

Xiaomi Mi 8 Explorer Edition

Xiaomi Mi 8 Explorer Edition merupakan edisi yang paling menggoda dari jajaran keluarga Mi 8. Hal pertama yang bisa diketahui ialah bodi transparan di sisi belakang, memperlihatkan jeroan ponsel lengkap dengan chip dan baterainya.

Sementara tidak ada sensor sidik jari di punggung, Xiaomi memindahkannya ke bawah lapisan layar. Perusahaan mengklaim bahwa ini adalah ponsel pertama di dunia yang mengusung in-display-fingerprint berbasis tekanan. Sebelumnya, teknologi serupa mengandalkan cahaya.

Dirangkum dari The Verge oleh Sefsed, Mi 8 Explorer Edition turut membawa sensor pengenal wajah tiga dimensi yang sama seperti Face ID pada iPhone X. Di dalam UI-nya pun dikabarkan sudah ada aplikasi serupa Emoji. Xiaomi tampak benar-benar serius mengerjakan varian tertinggi yang satu ini.

Xiaomi Mi 8 Explorer Edition meluncur dengan RAM 8 GB dan ROM atau penyimpanan internal sebesar 256 GB. Ponsel ini mengusung baterai yang lebih kecil, yakni 3.000 mAh namun disertai Quick Charge 4 yang lebih cepat dari model lain.

Harga

Lantas, berapa harga masing-masing edisi smartphone tersebut? Xiaomi Mi 8 SE akan dibanderol mulai 1.799 Yuan atau sekitar Rp 3,9 juta. Lalu Xiaomi Mi 8 versi standar mematok harga setidaknya 2.699 Yuan atau Rp 5,8 juta. Sementara varian tertinggi, Xiaomi Mi 8 Explorer Edition bisa dibawa pulang dengan menukar 3.699 atau Rp 8,1 juta.

Smartphone flagship dari Xiaomi ini baru akan menyentuh pasar China pada 5 Juni mendatang. Hingga kini belum ada informasi kapan ketersediaannya di pasar internasional, khususnya Indonesia.

Follow fanpage Facebook, Twitter, atau Google Plus Sefsed untuk dapatkan update info terbaru!