E20X
Dengan pabrik yang berlokasi di China, harga mobil listrik bisa semakin terjangkau

Beijing Auto Show 2018 menjadi ajang bagi sejumlah produsen otomotif untuk memamerkan produk buatannya yang umumnya, akan dirilis dalam waktu dekat. Mayoritas dari mereka menempatkan mobil elektrik di stage utama dengan fitur canggihnya masing-masing. Tidak terkecuali Volkswagen yang sedang membidik China sebagai pasar menjanjikan.

Volkswagen dan perusahaan asal China, JAC, meluncurkan brand mobil elektrik SOL yang berusaha membuat mobil murah namun tetap kompetitif. Produk pertamanya adalah SUV elektrik bernama E20X.

SUV tersebut ditargetkan untuk konsumen umum di China. Harga mobil itu sendiri pun terbilang sangat terjangkau, yakni 120.000 Yuan atau sekitar Rp 260 juta dan sudah termasuk biaya insentif.

Spesifikasinya tidak terlalu impresif, namun tidak mengecewakan juga. Desain mobil cukup ringkas dan masih mengikuti trend zaman. Pihak SOL mengatakan jarak tempuhnya akan sesuai standar Eropa, yakni di atas 300 km. Meski begitu, mayoritas konsumen sudah cukup puas dengan mobil elektrik dengan jangkauan 200 km.

E20X merupakan satu dari 40 jenis kendaraan elektrik yang akan dirilis ke China dalam 7-8 tahun mendatang. Peluang menjual mobil listrik di Negeri Tirai Bambu tersebut sangat terbuka setelah pemerintah mengurangi pajak bagi kendaraan ramah lingkungan.