Tesla Model S Crash
Tesla Model S gagal mengenali kondisi jalan dan hampir menabrak beton pembatas jalan

Tesla masih terus mengkaji peristiwa kecelakaan Tesla Model X akhir bulan lalu yang menewaskan pengemudinya sendiri. Mirisnya, saat itu mobil dalam keadaan autopilot. Sembari Tesla sedang didesak untuk memperbaiki sistemnya, baru-baru ini seorang pengemudi Tesla lainnya juga hampir alami kecelakaan serupa.

Kecelakaan Tesla Model X itu terjadi akibat mobil keluar dari jalur dan menabrak pembatas jalan dalam kecepatan tinggi. Kali ini, pengemudi sedan Tesla Model S hampir mengulang kejadian yang sama di sebuah jalan bebas hambatan di Chicago.

Sang pengemudi merekam kejadian tersebut dan memperlihatkan mobil sedang melaju secara otonom dengan kecepatan 59 mil/jam atau 95 km/jam. Alih-alih berpindah jalur dengan benar, Model S itu justru tetap lurus mendekati pembatas jalan dan hampir menabraknya.

Beruntung si pengemudi tetap responsif dan segera mengambil alih kemudi demi mencegah benturan. Namun jika dicermati, layar di dasbor sudah memberikan warning terlebih dahulu untuk segera memegang kemudi. Tesla diketahui punya kebijakan yang mewajibkan tangan menyentuh kemudi setidaknya dua menit sekali.

Pihak Tesla belum memberikan komentar terhadap video ini. Tetapi menurut analisa dari Electrek, garis pembatas jalan tampak terhapus sehingga menyebabkan kamera bingung terkait garis yang sebenarnya.

Meski begitu, sistem radar seharusnya sudah mendeteksi ada objek dan segera melakukan manuver atau berhenti.

Tesla sendiri mengklaim mereka memiliki sistem bahwa mobilnya mampu memprediksi kecelakaan dan menghindarinya. Sayang, kemampuan itu tampaknya belum 100 persen sempurna sehingga perhatian pengemudi tetap harus mengarah ke jalan.