Sebelum kamu membaca artikel ini lebih lanjut, coba periksa berapa core yang ada pada processor di perangkat yang kamu pakai sekarang. Mungkin satu, dua, empat, delapan, atau sepuluh?
Jumlah tersebut wajar untuk ukuran komersial namun apa jadinya jika sebuah processor memiliki 1000-core?
Tim peneliti dari Universitas California berhasil merancang KiloCore, processor yang memiliki 1000-core independen dan frekuensi tinggi yakni 1,78GHz.
Sebelumnya perusahaan komputer raksasa, IBM pernah menciptakan processor dengan 1000-core namun sayangnya frekuensi tertinggi hanya mencapai 125MHz, sangat jauh dari processor buatan Universitas California ini.
Masing-masing core berjalan pada frekuensi 1,78GHz yang jika dikalkulasikan ia dapat memproses 115 miliar perintah per detik, angka yang sangat fantastis bukan?
Ditambah lagi, tim peneliti mengatakan processor besutannya hanya memakan 0,7 watt memanfaatkan satu buah baterai AA, baterai yang ada pada remote TV. KiloCore juga diklaim 100 kali lebih efisien ketimbang processor modern saat ini.
Pertanyaannya adalah, dimana KiloCore akan diaplikasikan? Processor ini telah siap digunakan untuk pengeditan video, enkripsi, wireless encoding / decoding, dan tugas lain yang membutuhkan data dalam jumlah besar.
Tidak ada informasi apakah akan ada vendor yang mengadopsi processor ini. Namun tim peneliti masih terus mengembangkan KiloCore.

Sumber: Ucdavis