Uber Drone Food Delivery
Sebelum taksi terbang, Uber ingin jajal pengiriman makanan melalui drone (credit: Uber)

Sudah bukan rahasia lagi bahwa Uber punya rencana ambisius untuk mewujudkan konsep taksi terbang yang selama ini hanya ada di film semata. Melalui konferensi uber Elevate minggu lalu, perusahaan ride sharing tersebut ingin memulainya melalui level yang lebih sederhana, yakni pengiriman barang via drone dalam kurun waktu sekitar 5 menit.

Pengiriman barang menggunakan drone telah menjadi wacana dalam beberapa tahun terakhir. Perusahaan online marketplace Amazon juga telah merilis konsepnya dan tinggal menunggu eksekusi dalam hitungan tahun ke depan. Selain itu, Alphabet, induk perusahaan Google juga pernah mencoba mengirim burrito kepada konsumen di Australia dan sebagian wilayah Amerika Serikat.

Sekarang, Uber sedang menyelesaikan perizinan untuk menguji coba sistem food delivery menggunakan drone setidaknya di 10 wilayah di AS. Melalui program ini, perusahaan bisa mencari tahu kebutuhan, masalah, dan keamanan dari ide tersebut.

Beberapa kota yang dipilih telah mendapat predikat smart city sehingga operasi drone secara otonom sangat dimungkinkan. Uber terlebih dahulu harus mengembangkan drone-nya, minimal untuk mendarat dan take off di tempat yang dinamis.

Program pengantaran makanan via drone akan dilangsungkan selama setidaknya dua setengah tahun. Selain merupakan proyek perusahaan, data operasi drone juga akan dibagi ke US Federal Aviation Administration untuk membantu penyesuaian regulasi terkait layanan drone komersial.

CEO Uber Dara Khosrowshahi dalam wawancara dengan Fortune menjelaskan pengguna bisa lakukan pesanan melalui ponsel, sama seperti layanan Uber lainnya.

“Tekan satu tombol dan makanan akan tiba tepat di depan pintu rumah anda,” katanya.