Uber Otto Self Driving Truck
Selain taksi, Uber juga mengembangkan truk kemudi otomatis

Agustus tahun lalu Uber mengakuisisi Otto, sebuah startup yang mengembangkan truk self driving. Hal ini dimaksudkan untuk melebarkan visi kendaraan otonomi yang sebelumnya sudah diujicobakan pada taksi.

Minggu ini perusahaan taksi online raksasa tersebut merilis foto dan video truk otonomi Otto saat melangsungkan uji coba di jalanan publik. Otto terlihat tidak jauh berbeda dengan truk biasa, namun jika diamati terdapat beberapa sensor yang terpasang di beberapa sisi. Contohnya saja sensor LIDAR 64-channel yang tampak terus berputar di atas truk.

Divisi pengembangan truk Uber, Alden Woodrow dalam wawancara dengan TechCrunch mengatakan sensor LIDAR telah diperbaharui demi meningkatkan kualitas data yang dikoleksi. “Itu membuat truk menangkap data lingkungan sekitar secara signifikan” ujar Woodrow.

Uber Otto Self Driving Truck
Baik interior maupun eksterior truk tidak jauh berbeda dengan truk pada umumnya

Nantinya data yang diperoleh dari berbagai sensor diolah untuk membuat keputusan terkait apa yang harus dilakukan truk, mungkin itu berpindah jalur, berbelok, atau mengerem. Namun sejauh ini level otonomi yang dicapai Uber melalui Otto berada di level 2.

Otonomi level 2 berarti pengemudi sudah bisa melepas tangan dari kemudi serta kaki tidak perlu menginjak pedal gas dan rem. Tetapi pengemudi diharuskan siaga untuk mengambil alih kontrol pada momen-momen tertentu.

Dibanding mobil sedan atau taksi, truk otonom disebut-sebut memiliki prospek yang lebih kuat, sebab dunia industri sangat membutuhkannya. Teknologi Otto juga akan diintegerasikan dengan layanan pengiriman kargo Uber Freight.

Berikut video truk kemudi otomatis Uber saat berjalan melintasi jalan bebas hambatan: