Tesla Semi Nevada
Pengguna pertama Tesla Semi adalah Tesla sendiri

Elon Musk pamer foto dua buah truk elektrik Tesla Semi sesaat sebelum melakukan perjalanan kargo pertamanya. Ekspansi hingga ke ranah truk merupakan strategi Tesla untuk proses elektrifikasi ke berbagai jenis alat transportasi. Di saat yang sama, truk elektrik itu juga ingin menghancurkan persepsi publik bahwa kendaraan elektrik tidak punya mesin yang kuat.

Truk berwarna hitam dan perak tersebut membawa baterai dari Gigafactory di Nevada ke pusat manufaktur mobil Tesla di Fremont, California.

“Perjalanan kargo produksi pertama dari truk kelas berat Tesla Semi, membawa paket baterai dari Gigafactory di pegunungan Nevada ke pabrik mobil di California.” tulis Musk lewat akun Instagram.

Menurut Google Maps, perjalanan tersebut berjarak sekitar 480 km melalui jalur darat. Sementara kemampuan baterai Tesla Semi dapat menjangkau 804 km dalam kondisi muatan penuh seberat 36 ton.

Tesla Semi Testing
Tesla Semi semakin dekati tahap penyelesaian

Selain itu akselerasi 0-100 km/jam tanpa muatan mencapai 5 detik sedangkan saat membawa kargo hanya 20 detik saja. Hal ini sangat mungkin dilakukan oleh truk elektrik namun sangat mustahil bagi truk bermesin diesel.

Meski demikian, sebagian pihak merasa kurang yakin dengan performa yang ditawarkan Tesla Semi mengingat teknologi baterai yang ada sekarang masih belum begitu mumpuni. Tetapi Musk sempat menyebut bahwa Tesla Semi akan lebih baik ketika meluncur nanti dibanding saat pertama diumumkan.

Saat ini Tesla sudah mendapat pemesan dari perusahaan besar, seperti UPS, Pepsi, DHL, Budweiser, dan Anheuser-Busch. Dengan demikian, perusahaan mendapat tekanan cukup besar agar memproduksi pesanan tepat waktu.

Truk dengan kemudi di tengah ini rencananya akan dirilis tahun depan, bersama dengan sistem Autopilot yang memungkinkan kendaraan menghentikan lajunya atau tetap berada di jalur tanpa bantuan pengemudi.