Cara Mempercepat Android
Ponsel tua yang kini terasa lamban bisa kamu percepat dengan mudah (credit: TeroVesalainen/Pixabay dengan perubahan)

Ponsel Android modern jauh lebih cepat dibanding jenis yang sama ditawarkan sepuluh tahun yang lalu. Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa kombinasi prosesor tertinggi, RAM super besar, dan GPU papan atas akan memastikan ponsel selalu berada dalam performa terbaiknya setiap saat. Tetapi peningkatan performa seiring waktu justru berbanding terbalik dengan daya tahan baterai. Semakin tinggi spesifikasi handset, maka tidak banyak yang bisa diharapkan dari masa hidup baterainya.

Ponsel seperti Galaxy S9, OnePlus 6, atau Pixel 2 selalu menjadi patokan untuk mengukur kemampuan Android. Melihat angka-angka hasil benchmark yang sedemikian besar membuat sebagian pengguna ponsel kelas menengah tidak bisa berbuat banyak sambil berharap suatu saat bisa memiliki salah satu dari produk flagship tersebut.

Namun, kamu tidak harus membeli ponsel Android baru untuk mendapatkan akselerasi performa yang signifikan. Nyatanya, Google telah membenamkan fitur dimana kamu bisa ‘membuang’ fitur tidak penting yang terlalu membebani kinerja hardware serta memakan daya baterai.

Mempercepat Android dengan trik sederhana

Jika kamu telah menggunakan ponsel Android selama beberapa waktu, pasti kamu akan menyadari ada sejumlah animasi di dalamnya. Misalnya, ketika berganti aplikasi akan nampak animasi transisi yang begitu halus. Atau saat menekan tombol Home maka layar akan menampilkan efek fade sebelum akhirnya mengantar pengguna ke menu awal.

Adanya efek kosmetik tersebut bukan sebuah kecelakaan atau eksperimen semata. Google sengaja membenamkan animasi dalam rangka meningkatkan kenyamanan serta membantu pengguna memahami bahwa mereka tengah ‘dibawa’ ke area lain saat transisi.

Faktanya, efek animasi sangat membebani kinerja hardware serta baterai. Dengan mematikannya, kamu akan merasakan improvisasi kinerja yang meningkat signifikan serta daya tahan baterai yang lebih panjang.

Lantas, bagaimana cara mematikannya?

Hal pertama yang harus dilakukan ialah mengaktifkan “Developer options” yang sejatinya sudah ada di berbagai varian Android. Berikut panduannya:

  1. Menuju ke menu Settings.
  2. Scroll ke bawah hingga menemukan About phone, untuk Android 8.0 ke atas harus melalui System terlebih dahulu.
  3. Kemudian tap 7 kali pada Build number hingga ada pesan “You are now a developer!”.

Kini mode pengembang sudah aktif, kamu tinggal masuk ke sana dan mengatur ulang sistem animasi pada Android. Masih di menu Settings, silahkan menuju ke “Developer Options”. Dari sana, cari dan matikan beberapa fitur berikut:

  • Window animation scale
  • Transition animation scale
  • Animation duration scale

Cara Mempercepat Android

Dengan demikian, hampir seluruh animasi di ponsel Android akan ditiadakan. Beberapa jenis ponsel mungkin perlu melakukan rebooting untuk mendapatkan hasilnya. Animasi umumnya memakan waktu sepersekian detik. Meski terhitung sebentar, jika kamu sering berganti aplikasi, membuka aplikasi, dan semacamnya, efeknya tentu akan sangat besar.

Apabila kamu terbiasa dimanjakan oleh animasi ‘fluid’ khas Android dan tiba-tiba dihadapkan pada penampilan yang kaku, mungkin hal itu agak terasa aneh. Meski begitu, beragam fungsi ponsel akan tetap bekerja, hanya saja tidak ditemani oleh animasi cantik saat kamu menggunakannya.

Trik ini berlaku untuk hampir semua ponsel Android yang beredar, tak peduli berasal dari brand mana. Jika kamu punya tablet atau smartphone Android tua yang mulai lesu, coba aplikasikan pengaturan ini agar performanya tetap relevan untuk sekarang.