Arsenal Camera
Sekarang tak harus jadi ahli fotografi untuk dapatkan foto berkualitas

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mempelajari setiap parameter pada kamera DSLR? Jawabannya mungkin bervariasi, namun sebagian dari mereka memiliki sepak terjang selama bertahun-tahun untuk bisa mengetahui komposisi foto dengan sempurna. Lantas bagaimana dengan seorang amatir yang ingin “ngotot” mendapatkan hasil foto indah tanpa dipusingkan konfigurasi kamera?

Perangkat bernama Arsenal dirancang untuk menjawab ekspetasi tersebut. Arsenal adalah perangkat atau lebih tepatnya add-on kamera yang di dalamnya terdapat kecerdasan buatan yang dapat memilih pengaturan yang tepat berdasarkan kondisi lingkungan. Perangkat ini diklaim dapat menghasilkan kualitas foto profesional.

Arsenal Camera
Arsenal terhubung dengan kamera melalui kabel USB, sementara smartphone via Bluetooth atau WiFi

Cukup sambungkan Arsenal dangan kamera DSLR atau mirrorless, setelahnya kamu bisa membiarkan kamera mengambil gambar dengan pengaturan sebaik mungkin. Di sisi lain kamu kamu tetap bisa mengontrol Arsenal menggunakan smartphone Android dan iOS melalui koneksi wireless.

Ryan Stout si perancang Arsenal merupakan seorang fotografer amatir, juga memiliki latar sebagai insinyur artificial intelligence, ia berusaha menggabungkan formula kamera ke dalam algoritma program sehingga nantinya pengguna Arsenal tidak diwajibkan memahami ilmu fotografi untuk mendapat foto yang diharapkan.

Arsenal Camera
Arsenal menyediakan berbagai opsi foto

Ada 18 faktor yang perlu disesuaikan bergantung situasi. Misal ketika objek bergerak, kamera akan mengurangi shutter. Atau saat visual ramai, aperture akan dibuka lebih lebar. Arsenal memastikan hasil foto tetap tajam sambil mempertahankan fokus objek.

Arsenal mendukung mayoritas kamera DSLR dan mirrorless, khususnya yang dibuat oleh Canon, Nikon, Sony, dan Fuji. Rencananya kamera dari brand seperti Pentax, Panasonic, dan Olympus juga turut didukung nanti. Pihak pengembang Arsenal juga mendengar masukan dari calon konsumen yang memiliki kamera dari merek yang belum disebutkan di atas.

Arsenal Camera
Jika banyak yang meminta, Arsenal akan memperluas dukungannya ke brand kamera yang diinginkan calon konsumen

Sayangnya Arsenal tidak akan tersedia dalam waktu dekat. Di halaman penggalangan dananya di Kickstarter, proses perakitan baru akan dilakukan akhir tahun ini sementara pengiriman perdana pada awal 2018 mendatang.

Satu unit Arsenal dibanderol Rp 2 jutaan, harga ini hanya berlaku untuk pre-order di Kickstarter selama masih ada persediaan. Tentu saja ketika sudah sampai di etalase toko, harganya mungkin akan dipatok hampir Rp 4 juta.

Seberapa besar keinginan kalian memiliki Arsenal?