Tesla Roadster Space
Tesla Roadster sudah berada di angkasa, namun Elon Musk mengatakan jalur perjalanannya bukan ke Mars

Peluncuran paling ambisius SpaceX akhirnya selesai dilaksanakan. Roket Falcon Heavy yang membawa Tesla Roadster memperlihatkan kekuatan 27 Merlin Engine menyala bersamaan. Dengan demikian, Falcon Heavy resmi menjadi roket terkuat di dunia sejak Saturn V telah lama dipensiunkan.

SpaceX menempatkan beberapa kamera pada mobil tersebut yang mengirim siaran video langsung ke pusat kendali. Terlihat manekin ‘Starman’ duduk santai di dalam mobil. Tidak lupa lagu Space Oddity yang terus menerus diputar meski tidak mungkin didengar karena tidak ada udara untuk merambat.

Tesla Roadster sebelumnya dijanjikan akan mencapai orbit Mars. Namun CEO Space, Elon Musk mengatakan lewat akun Twitter miliknya bahwa Tesla Roadster saat ini sedang mengarah ke sabuk asteroid yang terletak antara Mars dan Jupiter.

Spontan tweet ini pun mengundang tanda tanya beberapa pengguna Twitter lainnya. Mereka mempertanyakan rencana Musk yang ingin mengirim mobil elektrik tersebut ke Mars. Memang benar bahwa lintasannya bersinggungan dengan Mars sehingga berpotensi bertemu dan mobil tertarik oleh gravitasi planet. Tetapi beberapa ilmuwan masih mencari tahu orbit akurat yang ingin dicapai SpaceX.

Jika semuanya berjalan sesuai rencana, Tesla Roadster akan tiba di orbit Mars dalam beberapa bulan mendatang. Umumnya, misi ke planet terdekat Bumi tersebut memakan waktu sekitar 6 bulan. Di tengah perjalanan, Bumi sudah tidak bisa terlihat lagi karena terlalu jauh.

Sekalipun hanya mendekati Mars, tidak benar-benar mengorbit pada planet itu, namun pencapaian SpaceX sebagai perusahaan antariksa sudah sangat luar biasa. Tidak banyak organisasi yang bisa mengirim roket hingga jarak yang sangat jauh.