Tesla Model Y
Render Tesla Model Y (credit: Autocar)

Produsen mobil elektrik terbesar di dunia, Tesla mengumumkan pihaknya akan memulai investasi Model Y pada akhir tahun 2018 ini. Mobil tersebut akan melengkapi keluarga “S3XY” di antaranya, Model S, Model 3, dan Model X yang sudah dirilis.

Dikutip dari CNBC, Tesla berjanji akan menghilangkan keburukan yang melekat pada model sebelumnya. CEO Elon Musk mengatakan ia bersama perusahaan telah membuat desain Model Y dengan serius.

“Saya sangat bersemangat bagaimana kami merancang Model Y, ini membutuhkan banyak pelajaran dari Model 3,” kata Musk.

Tesla Model Y merupakan jenis compact-SUV yang lebih besar dari Model 3 namun tidak melebihi Model X. Sejauh ini perusahaan baru merilis siluet foto tampak depan dengan informasi yang sangat terbatas. Sebagian analis cukup yakin keputusan Tesla merupakan dampak dari permintaan SUV di Amerika Serikat yang meningkat tajam belakangan.

Tetapi, sebelum Model Y diumumkan, perusahaan harus terlebih dahulu fokus melunasi hutang produksi Model 3 yang mengalami ‘macet’ pada akhir tahun lalu. Pada kuartal ke-4 2017, perusahaan yang bermarkas di California itu baru mengirimkan 1.550 Model 3 dari total 400.000 lebih pemesan.

Model Y rencananya akan dirilis pada 2019 atau 2020 demi membantu target 1 juta mobil elektrik Tesla di 2020 nanti.