Tesla Model S P100D
Tesla ditunjuk sebagai pemasok resmi armada balap EPCS

Federasi Otomotif Internasional (FIA) akhirnya mengumumkan Electric Production Car Series (EPCS) sebagai ajang balap yang diakui. Electric GT Holdings sebagai perusahaan yang mengadakan event ini diketahui terus mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan sebagai wahana balapan.

Pada balapan pertamanya yang akan berlangsung tahun ini, EPCS akan menggunakan Tesla Model S P100D yang telah dimodifikasi agar layak digunakan untuk diadu kecepatannya. Dalam tahap ini, mobil maksimal dibekali mesin 585 kW atau setara 778 tenaga kuda.

Setiap putaran dilakukan pada siang dan petang hari dengan total jarak 120 km. Angka tersebut masih dalam jangkauan Model S yang bisa mencapai 600 km untuk sekali pengisian.

Balapan ini juga memberikan sistem “Drift Off” dimana dua pengemudi tercepat dan dua pengemudi berdasarkan voting penonton bisa berhadapan langsung dalam kompetisi drifting dalam rangka mengamankan tiga poin.

Mobil Tesla Model S
Tentu saja fitur Autopilot tidak akan digunakan disini

Berbeda dengan Formula E, EPCS akan menggunakan infrastruktur jalan yang sudah ada. Setiap balapan akan diawali dengan 20 menit latihan dan 30 menit sesi kualifikasi. Sebanyak 20 pengemudi akan bersaing dengan mengemudikan Tesla Model S di arena balap.

CEO Electric GT Holdings, Mark Gemmell mengatakan pihaknya telah berusaha keras membuat regulasi yang tepat untuk olahraga mobil balap elektrik.

“Kami juga senang untuk mempublikasikan secara resmi peraturan untuk EPCS. Kami telah meluangkan banyak waktu untuk membuat regulasi agar tercipta balapan yang kompetitif dan mendebarkan.” kata Gemmell.