Tesla

Saat ini mobil listrik masih belum begitu diminati sebagian besar masyarakat karena harganya yang agak lebih tinggi dari mobil berbahan bakar fosil. Hal ini dipicu oleh harga baterai dan teknologi yang terbilang masih baru. Produsen mobil listrik terkenal, Tesla bahkan menawarkan harga terendah sekitar Rp 500 jutaan yang sayangnya masih dianggap hanya bisa dicapai oleh kalangan menengah atas.

Seorang Youtuber bertema teknologi, Marques Brownlee mengunjungi CEO Tesla Elon Musk dan mengajukan sejumlah pertanyaan terkait industri mobil listrik. Di awal wawancara ia bertanya apakah Tesla bisa disandingkan dengan mobil yang lebih murah, seperti Toyota Prius seharga $23.000.

“Saya pikir kami bisa membuat mobil seharga $25.000 (Rp 350 juta), itu sesuatu yang sangat bisa kami lakukan.” jawab Musk.

Pencapaian mobil listrik yang lebih murah bisa dilakukan jika Tesla menerapkan skala ekonomi yang lebih besar serta ditemukan teknologi yang menunjang.

“Mungkin jika kami bekerja sangat keras, saya rasa bisa diwujudkan dalam tiga tahun.” lanjutnya.

Musk mengambil gambaran ponsel di awal kemunculannya yang masih mahal, berbobot besar, dan kemampuan terbatas. Tetapi hari ini smartphone sudah dijual dalam harga yang murah serta menawarkan fitur yang bahkan tidak pernah terbayangkan saat pertama kali ponsel dirilis.

Sejatinya, Tesla Model 3 sudah mengimplementasikan teknologi terjangkau. Sayangnya skala produksi tidak sebesar perusahaan otomotif lain sehingga harganya pun ikut menyesuaikan.

Berikut video lengkap wawancara Elon Musk bersama Marques Brownlee: