Peluncuran Galaxy Note 9 sudah di depan mata, tetapi banyak mata lebih tertarik menunggu kehadiran Galaxy S10 yang akan menandai ulang tahun ke-10 dari flagship S. Seperti yang dilakukan Apple dengan iPhoneX, Samsung dikabarkan bakal membenamkan fitur baru yang menjadi pembeda antara jajaran ponsel terdahulu.

Dari sebuah paten yang dirilis Samsung secara publik melalui United States Patent and Trademark Office, terlihat cukup jelas bahwa ke depannya mereka akan memindahkan sensor sidik jari ke dalam layar.

Meski bukan sesuatu yang baru mengingat Vivo sudah melakukannya terlebih dahulu, sensor buatan Samsung terbilang cukup menjanjikan. Pasalnya fingerprint bawah layar yang saat ini beredar cenderung lebih lambat dan kurang responsif. Samsung, dalam rangka produksi smartphone flagship pasti tidak ingin ada kata ‘lambat’ dalam smartphone buatannya.

Sensor sidik jari di seluruh bagian layar

samsung ultrasonic fingerprint sensor in display patent galaxy s10 4 - Terungkap! Samsung Galaxy S10 akan dibekali fitur yang tak dimiliki iPhone manapun

Samsung dan Apple dikabarkan sudah lama mengembangkan sensor sidik jari di bawah lapisan layar. Kali ini Samsung mencoba pendekatan baru menggunakan ultrasonic. Bisa dibilang, mereka sedang mencari teknologi terbaik untuk fitur tersebut.

Berdasarkan paten, terlihat cukup jelas bahwa Samsung memilih untuk mengaplikasikan sensor di seluruh lapisan layar alih-alih hanya satu area kecil yang telah dilakukan beberapa produsen smartphone belakangan ini.

Dengan demikian pengguna bisa membuka kunci smartphone dengan menyentuhnya di bagian layar manapun.

Desain layar penuh

samsung ultrasonic fingerprint sensor in display patent galaxy s10 2 - Terungkap! Samsung Galaxy S10 akan dibekali fitur yang tak dimiliki iPhone manapun

Rumor terbaru mengklaim bahwa Galaxy S10 akan mendapat peningkatan aspect ratio layar yang cukup signifikan dibanding Galaxy S9. Publik bisa berekspetasi bahwa hampir seluruh permukaan depan bakal ditutupi layar.

Meski belum jelas seperti apa penampakannya, Samsung dipercaya tetap mempertahankan layar AMOLED dan kombinasi Infinity Display.

Seperti paten yang dirilis ke publik pada umumnya, Samsung menjaga informasi yang keluar supaya tidak begitu detil sehingga tidak seorang pun bisa memprediksi secara akurat teknologi yang sedang dibicarakan.

Samsung Galaxy S10 dikabarkan meluncur paling cepat akhir tahun ini. Di saat yang sama, perusahaan asal Korea Selatan itu turut mengembangkan ponsel lipat Galaxy X untuk menemani kehadiran S10 nantinya.