Ada dua jenis drone berdasarkan bentuknya, pertama model bersayap dan kedua model copter. Belakangan model kedualah yang paling populer digunakan. Akan tetapi memiliki kelemahan pada durasi penerbangan.

Itulah sebabnya beberapa vandor drone mulai mengusung drone bersayap dengan fitur take off vertikal yang sekilas mirip quadcopter.

Drone bernama Quantix yang dirancang AeroVironment dirancang sedemikian rupa, gabungan drone sayap dan copter.

Baling-baling ini punya fungsi ganda
Baling-baling ini punya fungsi ganda

Pihaknya sengaja membuat drone ini untuk keperluan citra daratan, khususnya untuk potensi penggunaan lahan pertanian.

Quantix memiliki dua buah sayap yang masing-masing tersemat dua buah baling-baling. Sehingga total ada empat baling-baling yang berfungsi untuk take off dan landing vertikal.

Sementara drone terbang secara horizontal, baling-baling beralih fungsi menjadi mesin pendorong. Meski demikian, jumlah energi yang diperlukan lebih sedikit sehingga Quantix mampu terbang setidaknya 45 menit.

Dalam mode terbang horizontal, daya baterai yang digunakan lebih sedikit
Dalam mode terbang horizontal, daya baterai yang digunakan lebih sedikit

Selain itu kontrol penerbangan diklaim sangat mudah. Pilot hanya memerlukan perangkat Android yang telah terinstal aplikasi kontrol Quantix.

Saat ini AeroVironment belum merilis harga resminya sampai Februari 2017 mendantang.

Sumber: AeroVironment