FlashBattery

Mobil listrik menjanjikan solusi transportasi yang ramah lingkungan, apalagi keberadaan energi listrik sangat mungkin untuk terus diperbaharui. Sayangnya pengisian daya menjadi masalah utama bagi mobil jenis ini. Rata-rata perlu dicas selama kurang lebih 8 jam dan 1 jam di stasiun pengisian publik.

Faktor keamanan menjadi alasan utama mengapa pengisian memakan durasi yang lambat. Di sisi lain, teknologi baterai yang dimiliki belum mampu menerima daya dalam jumlah besar secara singkat.

FlashBattery
Zat kimia sintesis yang diberi nama nanodots

Sebuah perusahaan yang bermarkas di Tel Aviv, Israel mengembangkan FlashBattery yang diklaim bisa diisi penuh hanya dalam 5 menit. FlashBattery menggunakan semacam zat kimia bernama nanodots yang memungkinkan kapasitor menerima daya besar dengan cepat. Zat kimia ini sangat sulit terbakar dibanding grafit yang ada pada baterai konvensional.

FlashBattery
Paket baterai terdiri dari kantung-kantung cairan kimia nanodots

CEO StoreDot, Dr. Doron Myersdorf mengatakan teknologi fast charging masalah utama bagi semua mobil listrik. Pemilik mobil listrik mengorbankan lebih banyak waktu untuk pengisian. Jarak terjauh per sekali pengisian masih dipegang Tesla Model S dengan nominal 500 kilometer.

Pihak StoreDot berharap FlashBattery mulai bermunculan dalam tiga tahun ke depan. Saat ini mereka masih mengembangkan teknologinya agar layak untuk diaplikasikan secara komersial.

Video cara kerja FlashBattery: