AirSpaceX
Model taksi terbang Mobi-One

Masalah utama bagi para penghuni kota besar ialah akses lalu lintas yang selalu menyita banyak waktu. Kota besar seperti Jakarta sudah pasti memaksa warganya untuk berlama-lama di jalan akibat kemacetan parah, terutama di jam-jam sibuk. Solusinya, selain memaksimalkan potensi transportasi umum, melebarkan sayap hingga moda transportasi baru juga bisa jadi pilihan menarik.

Airspace Experience Technologies (AirSpaceX) merupakan satu dari banyak perusahaan lain yang sedang sibuk mengembangkan taksi terbang. Konsep model nyata taksi yang mereka buat dipamerkan di North American International Auto Show (NAIAS) pertengahan Januari lalu.

Dijuluki Mobi-One, sebuah armada terbang autonomous elektrik dengan sayap yang dapat diubah sudutnya agar bisa mendarat secara vertikal. Pesawat ini, menurut AirSpaceX mampu membawa dua penumpang dan kargo hingga kecepatan 400 km/jam.

AirSpaceX Mobi-One Tilt
Sayap di posisi horizontal untuk memaksimalkan daya terbang

Sebagai contoh, perjalanan komuter yang biasanya menempuh waktu satu jam diklaim hanya memakan waktu sekitar 7 menit menggunakan Mobi-One.

AirSpaceX memperkirakan di Amerika Serikat sendiri sekitar $300 miliar habis setiap tahun akibat kemacetan. Selain itu, sekitar 17 miliar kilogram emisi karbon juga dibuang ke atmosfer, memperkeruh kondisi udara di Bumi.

Perusahaan menargetkan Mobi-One menjadi sarana transportasi yang efektif, bersih, dan biaya produksi terjangkau. Sebanyak 6 baling-baling dirancang khusus agar lebih sunyi dibanding helikopter. Mendaratkan kendaraan yang bising di daerah padat penduduk tentu sangat tidak disukai oleh komunitas sekitar.

AirSpaceX Mobi-One
Mode pendaratan vertikal yang tidak memerlukan ruang besar

Selain misi utama untuk menghadirkan transportasi baru, AirSpaceX mengatakan Mobi-One dapat dipakai dalam keperluan lain, seperti penelitian, evakuasi, medis, pengawasan, pengamatan, dan lainnya.

AirSpaceX masih terus menyempurnakan sisi teknis dari Mobi-One. Perusahaan bahkan melibatkan mantan desainer Ford GT, Camilo Pardo. Pihaknya berharap model skala penuh sudah tersedia segera dan bisa mendapat sertifikat dari Federasi Penerbangan Amerika Serikat.

Jika semuanya berjalan sesuai rencana, sebanyak 2.500 armada Mobi-One akan dilepas ke 50 kota besar pada 2026. AirSpaceX juga bukan satu-satunya pengembang dalam bidang ini, Lilium Jet, Volocopter, Ehang 184, hingga Uber punya rencana serupa di masa mendatang.