Surface Go Indonesia
Tablet murah Microsoft mungkin tidak bisa dikatakan sepenuhnya murah (credit: Microsoft Surface/Youtube)

Isu mengenai tablet Surface murah telah merebak sejak Mei lalu. Harga tablet Surface Pro yang ada saat ini terhitung sebagai produk premium yang membuat menjangkau sedikit pengguna dibanding tablet Windows dari brand lain, seperti HP, Acer, atau Asus. Microsoft baru saja mengumumkan Surface Go yang merupakan versi termurah dari jajaran tablet buatannya.

Surface Go memiliki layar 10 inci beresolusi 1800 x 1200 dengan rasio 3:2. Berkat ukurannya yang kecil, bobot tablet hanya 500 gram dan ketebalan 8,9 mm. Selain itu Microsoft tetap mempertahankan desain khas seperti engsel yang bertugas sebagai sandaran tablet ketika digunakan dalam mode laptop. Hal lain yang tidak luput dari perhatian ialah eksistensi kamera depan yang mengakomodasi penggunaan Windows Hello untuk Face Unlock.

Terdapat port USB 3.1, USB-C, dan Surface Connector di sisi kiri maupun kanannya. Tablet ini juga sudah mendukung Surface Pen, perangkat yang cukup sering digunakan oleh desainer.

Tonton video teaser Microsoft Surface Go berikut:

Pada varian dasar seharga $399 (Rp 5,7 juta) kamu akan mendapatkan Surface Go dengan RAM sebesar 4 GB, penyimpanan internal 64 GB eMMC, dan prosesor Intel Pentium Gold 4415Y generasi ke-7 yang terkenal hemat daya walaupun performanya tidak mengesankan.

Sedangkan varian yang sedikit lebih tinggi dihargai $549 (7,9 juta) memiliki RAM 8 GB, penyimpanan 128 GB eMMC, dan tetap dengan prosesor yang sama.

Tablet Murah, Tetap Mahal

Terlepas dari jargon ‘tablet murah’, Surface Go tetap tidak dirancang untuk orang yang mengutamakan harga ekonomis. Faktanya, biaya terendah yakni Rp 5,7 juta baru berisi tablet dan charger saja, belum termasuk Type Cover (keyboard), Surface Pen, Surface Mouse, dan Surface Dial.

Untuk membuat Surface Go berfungsi normal seperti laptop, kamu diwajibkan membeli Type Cover yang dibanderol antara $99 hingga $129 (Rp 1,4 juta – 1,9 juta) per unit tergantung dari edisi.

Secara keseluruhan untuk mendapat fungsi dasar tablet sekaligus laptop, dana yang diperlukan adalah Rp 7,1 juta di luar pajak. Sedangkan jika kamu tertarik membeli semua aksesoris maka harganya akan melonjak hingga lebih dari Rp 10 juta.

Di sisi lain performa Pentium Gold 4415Y tidak bisa dikatakan istimewa. Ia bahkan tidak lebih baik dari Intel Core m3-7Y30. Absennya fitur Turbo Boost memaksa clock maksimal hanya mampu menyentuh 1,6 GHz saja.

Dengan budget sejenis kamu bisa mendapatkan PC 2 in 1 dengan spesifikasi yang lebih tinggi. Namun jika fitur eksklusif pada Surface Go tetap membuatmu tertarik, tablet ini sudah bisa dipesan sejak 10 Juli kemarin dan siap dikirim pada Agustus mendatang.