Kebanyakan drone yang beredar saat ini mengadopsi bentuk quadcopter dengan empat baling-baling yang terpasang di setiap lengan.
Versi seperti ini cukup populer karena dinilai efektif untuk menerbangkan drone dan tetap seimbang selama berada di udara.
Tetapi perusahaan manufaktur bernama Ascent AeroSystems punya rancangan drone tersendiri yang bisa dipastikan belum pernah kamu lihat sebelumnya.
Drone yang diberi nama Sprite ini memang sengaja memilih bentuk tabung dimana ia menjadi lebih ringkas dan tidak makan banyak tempat seperti model quadcopeter.
Di sisi lain, perusahaan ini tetap meyakinkan bahwa teknologi yang ada pada Sprite merupakan versi teranyar dan setara dengan drone masa kini.
Jika dilihat dari jauh, Sprite seperti termos terbang
Sprite, Drone Canggih dengan Bentuk Tak Biasa
Bentuknya yang menyerupai tabung ternyata membuat ia terlihat seperti termos yang melayang-layang di udara jika diamati dari jarak tertentu.
Tak seperti quadcopter dimana setiap baling-baling terpisah satu sama lain, Sprite menggunakan dua baling-baling yang disatukan secara vertikal.
Setiap baling-baling melekat dengan tubuh utama Sprite. Menariknya, ia dapat dilipat dan akan terbuka ketika berputar.
Sprite dirancang tahan banting, ia dapat mendarat di berbagai medan, termasuk di perairan
Sprite, Drone Canggih dengan Bentuk Tak Biasa
Kelebihan yang dapat kamu rasakan ketika menjajal Sprite adalah, tidak perlu khawatir tentang dimana harus mendaratkan drone.
Jika akan mendarat, pada ketinggian yang aman baling-baling Sprite akan berhenti berputar dan drone akan terjatuh. Namun AScent AeroSystems memastikan bahwa Sprite layak untuk didaratkan dimana saja berkat desainnya yang tak biasa.
Apabila merasa ragu jika harus menghempas drone ke tanah, ada opsi untuk mengontrol drone, mengarahkannya agar bisa ditangkap.
Di sisi lain, kamu juga bisa mendaratkan Sprite di air karena tubuhnya tertutup sehingga tidak ada celah untuk dimasuki air.
Sprite, Drone Canggih dengan Bentuk Tak Biasa
Opsi kaki jika menggunakan kamera non-bawaan supaya kamera tidak menghantam tanah.
Tetapi, lain cerita jika kamu menggunakan kamera non-bawaan Sprite. Kamu membutuhkan kaki untuk mendarat dengan mulus.
Drone yang sudah termasuk telemetri dan GPS ini memungkinkan penerbangan auto-pilot yang bisa kamu atur melalui smartphone atau tablet.
Setelah program crowdfunding selesai, kini Sprite sudah bisa dipesan dengan budget minimal $849 atau Rp 11 jutaan. Harga yang terbilang tinggi namun hadir dalam paket yang lengkap.
Jika kamu tertarik, siapkan dana yang cukup dalam untuk memiliki Sprite.

Sumber: Ascant AeroSystems