Perbedaan Sportcar, Supercar, dan Hypercar
Sudah tahu bedanya ketiga jenis mobil ini?

Pernahkah kamu membaca sebuah ulasan mobil sportscar, supercar, dan hypercar. Istilah-istilah tersebut seringkali digunakan untuk menggambarkan mobil mahal dengan performa tinggi. Namun ketiga istilah tersebut merepresentasikan definisi mobil yang berbeda.

Membedakan sportscar, supercar, dan hypercar dapat dilihat melalui kecepatannya, kekuatan mesin, teknologi yang dipakai, harga, desain, unsur kemewahan, dan jumlah yang diproduksi. Dari parameter tersebut setidaknya kamu tidak bingung lagi jenis mobil tersebut.

Berikut adalah perbedaan sportscar, supercar, dan hypercar:

Sportscar

Audi TT RS - Sportscar, Supercar, Hypercar, Sudah Tahu Bedanya?

Sportscar (sports car) berada di tingkat terendah dari keluarga mobil ini. Meski demikian, performanya di atas rata-rata mobil konvensional. Kecepatannya tidak lebih dari 280 km/jam. Tipe mobil ini sangat banyak diminati karena harganya cukup murah, yakni mulai dari Rp 1 miliar bahkan kurang. Bisa dibilang sporstcar sangat mudah dijumpai, kamu mungkin sudah sering melihatnya di jalanan.

Dari sisi desain, bentuknya agak mirip dengan sedan namun dengan lebih banyak lekukan dan variasi aestetis. Jumlah kursi hanya ada dua, sementara posisi mesin bisa berada di depan, belakang, atau di tengah. Karena berada di kasta terbawah, rata-rata sportscar tidak memiliki batas produksi.

Beberapa jenis sportscar antara lain Toyota GT86, Alfa Romeo 4C, Audi TT-RS, Porsche 911 Carrera, BMW Z4, dan sebagainya.

Supercar

McLaren 720s - Sportscar, Supercar, Hypercar, Sudah Tahu Bedanya?
Mclaren 720s Automotive

Naik ke tingkat selanjutnya kita akan menemui supercar. Tipe mobil ini memiliki desain lebih aerodinamis demi menggapai kecepatan hingga 320 kilometer per jam. Performanya pun tidak bisa dianggap remeh, perbedaan kontras sangat terasa antara supercar dengan sportscar. Saat dikemudikan di jalan raya, mobil ini akan menarik perhatian berkat suara mesin dan desainnya.

Supercar umumnya diproduksi secara terbatas untuk menjaga eksklusifitasnya. Pemesan juga bisa memilih kustomasi baik interior maupun eksterior kendaraan. Mayoritas supercar memiliki posisi mesin di tengah. Seluruh rodanya pun dapat bergerak secara mandiri.

Beberapa jenis supercar antara lain Dodge Viper, McLaren 720S, Porsche 911 Turbo, Corvette ZO6, Audi R8, Ferraro 488 GTB, Lamborghini Huracan, dan sebagainya.

Hypercar

Bugatti Chiron - Sportscar, Supercar, Hypercar, Sudah Tahu Bedanya?

Secara mutlak, hypercar adalah semua mobil yang melebihi supercar dan sportscar. Rata-rata kecepatannya melebihi 400 km/jam. Saat menginjak gas, performanya bak roket yang sedang meluncur. Harga mobil ini mencapai puluhan miliar, tak heran jika sangat sulit menemukan mobil ini selain di pameran.

Produksi hypercar sangat dibatasi. Contohnya saja Bugatti Chiron seharga Rp 40 miliar yang hanya dibuat sebanyak 500 unit saja. Di sisi lain, tidak banyak perusahaan asuransi yang bersedia menerima hypercar sebab biaya komponennya yang teramat mahal. Jika kamu membeli mobil ini, mungkin kamu bakal lebih sering menaruhnya di garasi ketimbang mengemudikannya.

Beberapa jenis hypercar antara lain Pagani Huayra BC, Porsche 918 Spyder, McLaren P1, Aston Martin Valkyrie, Koenigsegg Agera R, dan sebagainya.


Meski terlihat mudah membedakan ketiga genre dominan tersebut, namun sejumlah mobil cukup sulit didefinisikan statusnya. Misal Aston Martin’s Vantage GT8 yang memiliki mesin sportscar, namun dihargai setara supercar, serta jumlah produksi yang sangat rendah seperti hypercar.

Atau Tesla Roadster yang dihargai supercar namun performa sekelas hypercar. Jika sudah demikian sebaiknya tanyakan langsung ke pihak produsen.