Taycan
Selamat tinggal Porsche Mission E, selamat datang Porsche Taycan

Pada 2015, Porsche mengumumkan pengembangan mobil sport elektrik berjuluk Mission E. Dalam beberapa bagian, Porsche Mission E bisa dikatakan mampu mengimbangi atau bahkan mengalahkan Tesla, yang dalam dunia elektrifikasi, sudah lebih senior. Kini perusahaan asal Jerman tersebut mengganti nama Mission E menjadi Taycan.

Menurut laporan dari Reuters, CEO Porsche Oliver Blume mengatakan “Taycan” memiliki arti “kuda muda yang lincah”, sebuah representasi dari logo Porsche sendiri. Perusahaan resmi mengganti nama Mission E lewat sebuah pameran peringatan 70 tahun Porsche.

Nama itu sendiri dieja “tie-con”, bukan “tai-can” yang agaknya mirip nama salah satu kuliner. Sejumlah pengguna internet pun meresponi keputusan Porsche mengganti nama Mission E menjadi Taycan.

Terlepas dari namanya yang tampak kurang disenangi para penggemar Porsche, desain mobil itu sendiri cukup menarik. Termasuk teknologinya yang dipastikan kompetitif dengan brand otomotif lain.

Porsche Taycan akan punya kapasitas baterai yang cukup untuk 500 km perjalanan. Selain itu akselerasi 0-100 km/jam dapat dicapai dalam 3,5 detik. Bagian paling menarik terletak pada fitur pengisian baterai 350 kW yang mampu mengisi baterai hingga 80 persen hanya dalam 15 menit.

Perusahaan juga telah mengumumkan bahwa pihaknya siap untuk membangun ratusan stasiun pengisian berkapasitas tinggi, khususnya di Amerika Utara.

Jika semuanya berjalan sesuai rencana, Porsche Taycan akan meluncur pada 2019 mendatang.