Samsung Galaxy F

Cukup jelas bahwa inovasi Samsung di bidang pembuatan smartphone menunjukkan tanda-tanda stagnansi yang dengan mudah disalip oleh manufaktur lain. Galaxy S9 dan Galaxy Note 9 contohnya masih sangat identik dengan pendahulunya. Samsung hanya memberi peningkatan minor ketimbang memasukkan fitur revolusioner.

Kehadiran inovasi baru seharusnya menjadi titik terang dari penjualan smartphone flagship Samsung yang belakangan melemah. Misalnya dengan merilis smartphone lipat yang kian menguat rumornya.

Tentu saja bukan ponsel lipat seperti yang muncul di awal tahun 2000, melainkan smartphone layar sentuh dimana layarnya sendiri bisa dilekuk hingga 180 derajat.

Bukan Galaxy X, tapi Galaxy F

Galaxy Foldable

Selama ini, smartphone layar lipat Samsung selalu diidentikan dengan Galaxy X yang menjadi penanda ulang tahun ke-10 varian Galaxy. Sebuah blog asal Belanda mendapat kabar bahwa namanya adalah Galaxy F, dimana F sendiri kemungkinan merupakan singkatan dari foldable.

Sejatinya, tidak masalah Samsung ingin memberi nama Galaxy X, Galaxy F, atau Galaxy lainnya. Selama smartphone memenuhi harapan pengguna, brand Samsung akan tetap diminati pasar.

Dibanderol dua kali lipat iPhone X

Galaxy F

Menurut sumber, Galaxy F tidak akan dijual dalam rentang harga smartphone flagship pada umumnya. Satu ini smartphone tersebut dirumorkan dibanderol dua kali harga iPhone X, yakni mendekati $1.000.

Tidak mengherankan apabila harganya nanti terbilang kelewat batas mengingat kemampuan layar lipat masih menjadi teknologi baru. Selain itu, komponen internal seperti baterai danĀ chip harus diakali agar bisa bertahan ketika dilipat berkali-kali.

Samsung dikabarkan telah menyelesaikan prototipe smartphone lipat sejak awal tahun ini. Proses produksi diperkirakan sudah bisa dimulai akhir tahun dan siap diluncurkan pada 2019 mendatang.