MOAR Unibody Rear Frame Rack

Sepeda listrik umumnya dirancang dengan desain seringkas mungkin supaya tetap minimalis meskipun didalamnya mengandung mesin yang cukup mencolok dari sisi penampilannya.

Mencoba menyiasati keadaan ini, perusahaan sepeda yang bermarkas di Santa Monica, Amerika Serikat unjuk gigi dengan sepeda listrik bernama Moar.

Tidak seperti sepeda listrik pada umumnya, Moar didesain agar dapat dilipat sehingga dimensinya lebih kecil dan dapat diangkut dengan bagasi mobil. Selain itu sepeda berjenis fat bike ini punya beragam fitur andalan yang membuatnya semakin menarik.

Apa saja fitur-fitur tersebut?

Moar diklaim sebagai sepeda listrik dengan mesin paling kuat di dunia

Sementara sepeda listrik yang beredar sekarang berada di 100-200 watt, Moar menawarkan varian 500-watt sampai 750-watt. Tenaga yang dihasilkan sudah lebih dari cukup untuk sekedar melewati tanjakan curam bahkan menarik benda yang lebih besar, seperti mobil misalnya.

Dengan tenaga sebesar itu justru bentuknya tidak terlalu mencolok sebagai sepeda listrik

Moar Bike

Kelemahan sepeda listrik standar terletak pada desain yang kurang manipulatif. Dengan kata lain kamu bisa dengan mudah mengetahui dimana baterai, mesin, dan komponen elektrik lainnya. Namun Moar memastikan fisiknya hampir sama persis dengan fat bike konvensional. Mesin kecil namun efisien ditempatkan di titik yang tidak seperti biasanya.

Lampu navigasi juga penting untuk keamanan pengendara

MOAR Brake Lights Turn Signals

Opsi lampu sein pada sepeda kebanyakan berupa aksesoris tambahan yang artinya kamu harus membeli secara terpisah. Menariknya Moar sudah disematkan lampu rem otomatis dan lampu sein yang kontrolnya bisa diakses di gagang sepeda.

Tidak lupa lampu depan agar jarak pandang di malam hari lebih jelas

MOAR 1,000 Lumen Projection Headlights

Untuk lampu depan dipilih jenis Cree T6 dual LED dengan kecerahan 1000 lumens. Cahaya yang dipancarkan cukup menerangi hingga 10 meter ke depan. Durasi atau umur lampu diperkirakan mencapai 30.000 jam penggunaan.

Sekali kayuh 100++ kilometer terlampaui

Moar

Sepeda listrik ini membuka opsi baik dengan dikayuh atau murni mengandalkan tenaga listrik. Moar mengklaim cukup sekali mengayuh akan membantu sepeda menempuh jarak lebih dari 100 kilometer, tepatnya 136 kilometer. Sebagai analogi, angka itu sudah lebih dari cukup untuk perjalanan Jakarta-Bogor pulang pergi.

Ada layar untuk menampilkan beberapa informasi keadaan sepeda

MOAR_Pedal Assistance Handlebar LCD Screen

Layar kecil tipe monochrome memungkinkan kamu melihat level baterai, tenaga yang dikonsumsi, speedometer, odometer, dan Pedal Assistance System. Ini akan membantu kamu mengetahui jarak yang telah ditempuh, hingga membatasi kecepatan.

Sekaligus powerbank

Moar USB Powerbank

Di sisi kiri layar kamu akan menemukan port USB yang berfungsi untuk mengisi daya baterai gadget seperti smartphone. Fitur ini bukan yang utama tetapi akan membantu ketika kamu kehabisan baterai smartphone di tengah jalan.

Proyek Moar sendiri sukses meraup $378.000 dari target $30.000 di Indiegogo. Padahal masih ada 13 hari tersisa sebelum penggalangan dana ditutup. Satu unitnya dijual mulai Rp 13 juta hingga Rp 26 juta.

Pihak Moar Bike menyebut produknya sudah mencapai tahap final, bukan prototipe. Sehingga dapat dipastikan versi yang tampil di pasaran sesuai dengan apa yang mereka tawarkan di halaman penjualan.

Jika sesuai rencana maka Moar akan memulai produksi massal pada bulan Maret ini dan dikirim ke pemesan awal pada Mei mendatang.