Yandex.Taxi Autonomous Car
Raksasa internet asal Rusia kembangkan mobil otonom yang beroperasi tanpa campur tangan manusia

Rusia terdengar tidak begitu familiar ketika kita membicarakan topik teknologi. Kebanyakan orang mengasosiasikannya sebagai salah satu negara komunis terbesar, jika pun berbicara teknologi, mayoritas sepakat bahwa tanah kelahiran Vladimir Lenin tersebut lebih condong untuk keperluan militer.

Bertolak belakang dari perspektif kebanyakan orang, salah perusahaan asal Rusia juga tak mau ketinggalan berperan sebagai pengembang mobil tanpa sopir alias self-driving. Proyek bernama Yandex.Taxi ini dicanangkan oleh Yandex yang merupakan perusahaan internet raksasa di negaranya.

Dalam video yang dirilisnya Yandex memamerkan prototipe mobil otonom yang dihiasi berbagai sensor pengenal lingkungan. Pihak perusahaan menyebut mobil dilengkapi teknologi pemetaan, navigasi, computer vision, dan sejumlah perangkat lunak yang menunjang kemampuan utama mobil.

Yandex.Taxi Autonomous Car
Visualisasi sensor mobil yang beroperasi real-time

Sebagian besar komponen khususnya perangkat lunak adalah milik perusahaan sendiri. Namun mobil masih menggunakan Toyota Prius, prosesor disokong oleh Nvidia, dan radar menggunakan sistem dari Velodyne.

Yandex.Taxi memiliki target mobil otonom level 5, artinya dapat beroperasi penuh tanpa campur tangan manusia. Perlu diketahui sejumlah mobil otonom saat ini masih perlu diawasi sopir untuk berjaga-jaga jika terjadi suatu skenario lalu lintas yang tidak bisa diatasi sistem itu sendiri.

Prototipe mobil Yandex berjalan dalam kecepatan rendah sembari sensor membaca situasi sekitar dengan akurat. Mobil tersebut mampu berhenti di titik penjemputan, penumpang hanya perlu duduk hingga mobil mengantarnya sampai di tujuan.

Yandex.Taxi Autonomous Car
Meski baru dalam tahap embrio, Yandex.Taxi cukup menjanjikan sebab didukung pengalaman perusahaan di bidang teknologi

Yandex tampaknya tidak main-main dengan proyek ini. Mobil dapat mendeteksi kendaraan lain yang melaju hingga pejalan kaki. Dalam jalan sempit mobil menurunkan kecepatannya di batas aman.

Menurut pimpinan Yandex.Taxi, Dmitry Polishchuk mengatakan mobil otonom akan mengubah cara kita melakukan perjalanan dalam satu dekade ke depan. Dia juga menambahkan banyak perusahaan di dunia tengah melakukan hal yang sama, namun masih bergelut pada keandalan teknologi dan sumber daya manusia profesional.

Yandex.Taxi saat ini masih dalam uji coba di lingkungan tertutup. Namun ke depan perusahaan menargetkan mobilnya beroperasi di jalan umum tahun mendatang. Yandex perlu waktu untuk bisa mengejar ketertinggalan Google Waymo yang sudah lebih senior di jalanan.

Berikut demonstrasi prototipe Yandex.Taxi: