Blue Origin New Shepard
Roket Blue Origin lakukan pendaratan sempurna setelah berada di angkasa

Blue Origin kembali meluncurkan roket New Shepard untuk ke-8 kalinya. Peluncuran dilakukan di sebuah fasilitas perusahaan di Texas pada Senin, pukul 12.07 waktu setempat. Roket setinggi 16 meter itu terbang secara vertikal pada ketinggian maksimal dan pulang kembali ke Bumi.

Peluncuran ini merupakan persiapan sebelum Blue Origin memulai bisnis wisata luar angkasa pada akhir 2018. Rencananya, penumpang akan dibawa pada ketinggian 100 kilometer lebih yang merupakan batas antara atmosfer dengan angkasa.

Pada ketinggian tersebut, penumpang akan merasakan sensasi gravitasi mikro ditambah pemandangan menakjubkan planet Bumi dari luar angkasa. Kapsul awak kemudian mendarat kembali menggunakan parasut, metode serupa yang dipakai astronot sejak beberapa dekade lalu.

New Shepard
New Shepard sesaat sebelum kakinya menyentuh tanah

Sama seperti Falcon 9, New Shepard juga dibekali kemampuan mendarat secara vertikal. Namun, bisa dibilang tidak sehebat roket milik SpaceX tersebut. Pasalnya bobot New Shepard terhitung ringan dan hanya perlu satu roket untuk peluncuran dan mendarat.

Blue Origin menargetkan haluan perusahaannya sebagai penyedia wisata ke luar angkasa, sementara SpaceX berfokus pada pengiriman satelit. Jelas keduanya memiliki ambisi yang berbeda, sehingga tidak bisa dikatakan sebagai rival, setidaknya dalam waktu dekat ini.

Misi New Shepard kemarin membawa beberapa manekin manusia disertai instrumen untuk membaca profil peluncuran. Hal ini sangat penting untuk mematangkan peluncuran berawak ke depannya.

Perusahaan yang didirikan oleh Jeff Bezos ini berharap wisata angkasa bisa dimulai pada tahun ini, meski biaya tiket per orang masih belum diumumkan.