Haas 2CA ARCA Space Corporation

Peluncuran roket pada umumnya memerlukan beberapa tahap pelepasan (stage) agar bisa mencapai luar angkasa dan mengorbit pada jalur yang ditentukan. Biasanya roket memiliki beberapa stage yang satu per satu lepas ketika sudah mencapai ketinggian tertentu.

Perusahaan transportasi asal Amerika Serikat, ARCA Space Corporation mengumumkan pengembangan roket pertama dengan sistem Single Stage to Orbit (SSTO) yang bisa mengangkut muatan ke orbit rendah Bumi.

Roket yang diberi nama Haas 2CA tersebut ingin menghilangkan tren multiple stage yang saat ini masih bertahan, setidaknya untuk ke orbit saja. Untuk mencapai target itu tentu tidaklah mudah. Mesin roket harus lebih kuat sebab satu stage berarti roket membawa beban yang sama baik saat menembus atmosfer maupun ketika sudah di angkasa.

Haas 2CA ARCA Space Corporation
Bentuk mesin ini sebenarnya sudah pernah diujicobakan dalam proyek NASA

Jika diamati mesin roket terlihat tidak familiar. Haas 2CA mengusung mesin berbentuk lancip dimana semburan api keluar dari kedua celahnya. Mesin berjenis aerospike ini merupakan teknologi pada 1960an yang diperbaharui ARCA dengan sejumlah improvisasi. Bahkan mereka mengklaim mesin ini 30% lebih efisien dibanding mesin roket sekarang.

Haas 2CA ARCA Space Corporation
Haas 2CA memungkinkan docking ke ISS untuk suplai muatan

Lantas apa yang membuat peluncuran satu stage terasa istimewa? Jawabannya ada pada biaya.

Semakin banyak stage berarti semakin banyak biaya yang diperlukan untuk membeli bagian-bagian roket. Umumnya bagian-bagian tersebut dilepaskan dan jatuh ke laut. Sementara yang sudah mencapai orbit akan menjadi sampah angkasa. ARCA mengatakan satu kali peluncuran dengan Haas 2CA hanya membutuhkan $1 juta.

Haas 2CA ARCA Space Corporation
Pusat kendali hanya perlu mengontrol satu mesin saja

Di sisi lain, banyak stage berarti juga memperbesar potensi kegagalan karena struktur roket menjadi lebih kompleks. Haas 2CA diharapkan dapat menekan kemungkinan kegagalan peluncuran.

ARCA telah bekerjasama dengan NASA untuk proyek peluncuran satelit mikro tahun 2018 mendatang. Peluncuran perdana rencananya akan dilaksanakan di Wallops Flight Facility di negara bagian AS New Mexico.