Intel Vaunt
Terhitung konsep yang canggih, namun proyek kacamata AR ini berhenti di tengah jalan

Eksistensi augmented reality (AR) yang kian menguat dalam beberapa tahun terakhir menjadi pondasi utama kehadiran kacamata pintar yang mengawinkan realitas maya. Raksasa chip Intel punya proyek ambisius bernama Vaunt yang disebut-sebut akan mengubah bagaimana cara kita berinteraksi dengan gadget. Sayangnya, Vaunt mungkin tidak akan pernah hadir di retail dan tersedia untuk dibeli.

The Verge melaporkan Intel berencana mematikan divisi pengembangan teknologi baru New Devices Group (NDG) dimana Vaunt merupakan salah satu proyek yang sedang berjalan.

Laporan tersebut juga memberitahukan terkait pemutusan hubungan kerja sebanyak 200 karyawan yang bekerja pada divisi itu. Dalam pernyataannya, Intel mengaku kesulitan menemui partner untuk melanjutkan Vaunt dan melakukan pemasaran secara langsung tampak tidak realistis.

“Intel terus bekerja dengan teknologi dan pengalaman baru. Tidak semua produk yang berkembang ini bisa kami pilih untuk dijual. Proyek Superlight (kode nama untuk Vaunt) merupakan contoh besar bagaimana Intel mengembangkan produk yang sangat berbeda,” tulis pernyataan Intel.

Vaunt Intel
Kacamata Vaunt dengan frame minimalis

“Kami terus menciptakan dan mengeksplorasi teknologi baru, yang kadang membutuhkan keputusan sulit ketika dinamika pasar tidak lagi mendukung untuk investasi lebih lanjut.” tutupnya.

Intel tidak bekerja sendiri untuk memproduksi Vaunt. Mereka melibatkan produsen lensa dan frame kacamata untuk mewujudkan idenya. Sayangnya ekspetasi market tidak sesuai harapan yang memaksa proses pengembangan terhenti.

Padahal, prototipe Vaunt sendiri sudah beroperasi sebagai mana mestinya. Kacamata AR tersebut juga ringan berkat komponen elektronik yang sangat kecil. Dengan kata lain, penampilan kacamata tidak mencolok seperti seorang yang mengenakan kacamata renang di tengah jalan.

Hingga kini belum jelas apakah Intel hanya mengistirahatkan Vaunt untuk sementara atau justru menyimpannya ke dalam gudang dan tidak pernah dieksplorasi lebih lanjut.