Space Force
Amerika berencana invasi angkasa? (credit: NASA)

Dalam dunia militer, kita familiar dengan istilah angkatan darat, angkatan laut, dan angkatan udara. Tetapi, apa jadinya jika militer melebarkan sayapnya hingga angkatan luar angkasa. Hal inilah yang diungkapkan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump pada pidato terbarunya.

Di hadapan ratusan tentara di sebuah pangkalan militer, Trump menawarkan ide untuk membuat Space Force atau angkatan luar angkasa.

“Strategi nasional saya untuk angkasa menganggap luar angkasa adalah area perang, sama seperti darat, udara, dan laut. Kita mungkin akan memiliki Space Force,” ujar Trump.

Terdengar berlebihan, tetapi wacana ini pertama kali muncul tahun lalu oleh House Armed Service Comittee, yang dipimpin oleh Mike Rogers dan Jim Cooper. Pihaknya membuat proposal bernama US Space Corps.

Space War
Selain tidak sedang dalam kondisi darurat, teknologi untuk ke luar angkasa juga sangat terbatas (credit: SF Stream)

Namun ide tersebut dianggap tidak relevan dan tidak dibutuhkan, sebab seluruh angkatan militer juga mendapat tanggungjawab jika ada peperangan angkasa, entah itu serangan negara lain atau invasi alien.

Jenderal Angkatan Udara Amerika Serikat, John Hyten juga tidak sependapat. US Space Corps tidak dibutuhkan untuk saat ini.

“Saya punya pimpinan yang pernah mengatakan bahwa kamu tidak perlu angkatan luar angkasa sampai kamu memiliki X-Wing (pesawat tempur luar angkasa di film Star Wars).” kata Hyten.

Meski Trump sudah mengumumkan ide tersebut, dalam pidatonya ia melanjutkan bahwa ide ini sebenarnya tidak benar-benar serius, namun mungkin akan dilakukan jika suatu saat dibutuhkan.

“Dan saya tidak sungguh serius, dan kemudian saya berkata itu sebuah ide bagus mungkin, kita akan memilikinya, itu akan terjadi.” tutupnya.