PLTB Sidrap
Foto pembangunan turbin PLTB Sidrap yang diposting di halaman Facebook Presiden Joko Widodo

Indonesia mulai serius membangun fasilitas penyedia energi terbarukan. Salah satunya adalah proyek Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidrap, Sulawesi Selatan yang terus digenjot agar segera bisa dioperasikan.

PLTB Sidrap terdiri dari 30 kincir dengan ketinggian 80 meterdengan diameter baling-baling 57 meter, sehingga tinggi total gabungan keduanya adalah 137 meter atau sedikit lebih tinggi dari Monumen Nasional (Monas) Jakarta.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan, PLTB Sidrap merupakan pembangkit listrik tenaga angin pertama di Indonesia. Pemerintah mendorong energi bersih terbarukan dari hidro, panas bumi, atau angin.

Masing-masing turbin berkapasitas 2,5 megawatt, apabila digabungkan seluruhnya menjadi 75 megawatt. Proyek senilai 2 triliun ini ditargetkan selesai pada akhir 2017 dan mulai beroperasi awal tahun 2018. Suplai listrik nantinya dialirkan ke sekitar 80.000 rumah tangga 900 VA.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM, Rida Mulyana mengatakan, Indonesia memiliki potensi energi angin mencapai 16.000 megawatt. Pemerintah telah membuat roadmap lokasi potensial seperti Papua, Maluku, dan Sulawesi Selatan.

Ketika selesai, PLTB Sidrap akan menjadi pembangkit listrik pertama dan terbesar di Indonesia. Sekaligus menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara Asia yang memiliki instalasi pembangkit listrik bersih, antara lain China, Jepang, dan Korea.