Philips SmartSleep
Alat ini jamin kamu bangun lebih segar meski kurang tidur

Sudah ada terlalu banyak bukti penelitian bahwa tidur yang baik bukan dihitung dari lamanya, melainkan kualitasnya. Perusahaan Philips baru saja melepas produk terbarunya hasil kerjasama dengan pakar neurologis, fisikawan, dan saintis untuk membuat alat yang dapat membantu meningkatkan kualitas tidur.

Dinamakan SmartSleep, alat ini berupa headband lembut dengan beberapa sensor yang memainkan perannya sebagai media pembaca gelombang otak.

Sensor tersebut akan mendeteksi ketika otak sedang memasuki tahap gelombang pendek. Kemudian melalui algoritma khusus akan membunyikan irama lembut yang pelan tanpa membangunkanmu. Suara itu mempengaruhi otak agar bekerja lebih efektif dan efisien.

SmartSleep juga menjanjikan kamu akan bangun lebih segar walaupun hanya tidur di bawah rekomendasi ahli yakni 7-9 jam per hari. Alat ini mungkin akan sangat berguna saat kurang tidur atau terlalu lelah beraktivitas.

Sebelumnya sudah ada produk bernama Neuroon open yang menjajakan fitur serupa, namun bukan dengan suara melainkan kedipan cahaya lembut yang diarahkan ke mata saat tertidur.

Philips SmartSleep App
Aplikasi terkait untuk SmartSleep sudah dibuat

Philips telah menyiapkan bundle aplikasi untuk Android dan iOS dimana pengguna bisa melihat laporan kualitas tidurnya dengan smartphone.

Perusahaan mengklaim bahwa alat ini satu-satunya yang telah teruji secara klinis untuk memperbaiki kualitas tidur. Pihaknya juga sudah melakukan pengujian dimana subjek hanya tidur menggunakan SmartSleep di bawah waktu normal selama 2 minggu. Hasilnya 70 persen dari mereka merasa tidak kelelahan saat terbangun.

Philips SmartSleep telah dipamerkan pada CES 2018 di Las Vegas lalu. Perusahaan belum menyebutkan tanggal perilisan dan harga yang dipatok. Tetapi mereka memastikan perangkat akan tersedia pada musim semi (Februari-Mei) tahun ini.