Everlast Notebook, Rocketbook

Jika sebuah lembar buku catatan sudah terisi penuh dengan tulisan maka untuk menulis hal yang baru kamu harus berganti halaman. Kira-kira metode ini telah bertahan selama ratusan tahun.

Tetapi startup bernama Rocketbook asal Boston, Amerika Serikat ingin mengubah cara tradisional ini menjadi konsep yang baru dan ramah lingkungan.

Adalah Everlast, buku catatan (notebook) dimana kertasnya dirancang khusus agar dapat digunakan terus-menerus tanpa harus mengorbankan lembaran baru.

Everlast Notebook, Rocketbook
Menggunakan polyester yang dapat dilipat dan tahan air

Kertas Everlast memungkinkan tinta agar dapat dihapus dengan bantuan kain yang dicampur air. Mereka mengatakan untuk menulis di buku ini bisa menggunakan pulpen dari Pilot FriXion jenis apapun.

Everlast Notebook, Rocketbook
Tidak masalah menggunakan pulpen lain, namun FriXion Pilot lebih direkomendasikan

Bagaimana jika lembaran sudah habis namun ada yang harus ditulis kembali? Kabar baiknya Rocketbook juga mengembangkan pemindai gambar hanya dengan memanfaatkan kamera smartphone.

Everlast Notebook, Rocketbook
Foto lalu simpan ke media penyimpanan online secara instan

Gambar catatan tersebut nantinya dapat kamu simpan di media online seperti Google Drive, Dropbox, Evernote, iCloud, dan semacamnya.

Sistem pemindai gambar tersebut dapat mengidentifikasi visual dengan sangat baik, hampir menyamai hasil mesin pemindai. Terdapat QR code di setiap halaman agar proses pemindaian dapat sesuai halaman buku.

Everlast Notebook, Rocketbook
Hasilnya cukup memuaskan

Masa crowdfunding di Indiegogo berhasil meraup 7012% dari target semula. Tentu ini sinyal positif yang mengindikasikan bahwa Rocketbook Everlast memang benar-benar akan terbit di pasaran.

Satu set Everlast sepaket dengan pulpennya dipatok $34 atau Rp 400 ribuan. Angka ini menarik mengingat akan lebih banyak kertas yang dihemat berkat buku yang satu ini.

Sumber: Rocketbook Everlast