THR-3
T-HR3 dibuat untuk menjadi partner dan membantu manusia

Tantangan terbesar dari pencipta robot masih seputar penyempurnaan gerakan. Meski hari ini robot telah mampu melakukan gerakan halus, namun masih perlu ditingkatkan untuk sekedar menyamai manusia.

Toyota memamerkan T-HR3 pada International Robot Exhibition di Tokyo, 29 November lalu. Robot humanoid tersebut dirancang untuk menjadi partner dan membantu aktivitas manusia. Dengan 29 bagian tubuh yang dapat digerakan fleksibel, robot mampu meniru berbagai gerakan kompleks manusia.

Robot Toyota THR-3
Kontrol MMS akan membuat robot meniru gerakan manusia

Tim perancang menyediakan panel kendali bernama Master Maneuvering System (MMS) dimana robot akan melakukan gerakan yang sama dengan pengendalinya. MMS dibekali 16 modul sensor untuk mendeteksi dinamika tubuh, kemudian diterjemahkan sebagai perintah ke robot.

Terdapat virtual reality HTC Vive yang terhubung dengan kamera robot, sehingga sudut pandang kendali sama dengan robot.

T-HR3 memiliki 10 jari lengkap dimana bisa digerakkan seluruhnya. Robot ini mampu berdiri dengan satu kaki, memiringkan badan, dan mencegah jatuh saat dalam posisi tidak seimbang.

THR-3
Gerakannya cukup akurat berkat engsel fleksibel

Tinggi robot mencapai 1,5 meter dengan berat 75 kg. Toyota berharap robot ini bisa meniru gerakan manusia secara presisi, membantu aktivitas di rumah, fasilitas kesehatan, mitigasi bencana, bahkan luar angkasa.

Meski memiliki cukup banyak komponen aktif, T-HR3 belum bisa dibandingkan dengan Atlas yang dapat melakukan lompatan lincah hingga salto tanpa terjatuh.

Berikut video T-HR3: