Scubalec

Beberapa negara yang wilayahnya dikelilingi perairan cenderung memiliki mayoritas penduduk yang bisa berenang. Misalnya di Swedia saja 95 persen anak usia sekolah sudah tahu bagaimana cara berenang yang benar, setidaknya untuk mencegah kematian akibat tenggelam.

Di samping fungsinya sebagai tindakan preventif, berenang juga dapat dijadikan sebagai hobi. Termasuk aktivitas menyelam yang merupakan saudara dekat dari renang, hanya saja dilakukan di bawah permukaan air. Dengan begitu bagi kamu yang belum bisa berenang, otomatis juga tidak mungkin untuk menyelam.

Sebuah startup asal Jerman membuat mesin jet khusus untuk mendorong penyelam di dalam air. Dijuluki Scubalec, mesin ini dikontrol dengan tangan bak film Iron Man. Namun jangan mengira perangkat ini akan melesat dalam kecepatan tinggi, sebab dengan ukurannya yang begitu kecil alat ini hanya mampu melesatkan penyelam beberapa kilometer per jam.

Scubalec
Scubalec dapat menjadi solusi bagi kamu yang ingin menyelam namun belum lancar berenang

Dua mesin pendorong didukung oleh baterai berkapasitas 7.500 mAh sanggup dioperasikan selama 10 hingga 12 menit dalam sekali pengisian. Un Yong Park selaku pencipta Scubalec terinspirasi dari cara cumi-cumi berenang di dalam air.

Saat menggunakan alat ini, kamu hanya perlu mengarahkan tangan ke posisi yang dituju. Dalam video demonstrasinya kecepatan Scubalec tidak berbeda jauh dari perenang tradisional. Itulah sebabnya Park mengatakan alat buatannya lebih difungsikan untuk menghemat tenaga penyelam.

Park saat ini sedang mencari dukungan dana lewat Kickstarter. Saat ini satu unit Scubalec dijual seharga Rp 4 juta. Sedangkan setelah mencapai retail harganya akan naik menjadi Rp 5.6 juta.

Sementara Park sibuk dengan jet untuk keperluan menyelam, mantan tentara Inggris Richard Browning mengembangkan jet untuk terbang layaknya Iron Man.