Flat Earth Rocket
Roket bertenaga uap diluncurkan oleh penganut Bumi datar (credit: Gizmodo)

Penganut paham Bumi datar, “Mad” Mike Hughes akhirnya melakukan aksi nekat dengan meluncurkan dirinya sendiri menggunakan roket amatir untuk membuktikan bentuk Bumi yang sebenarnya.

Roket bertuliskan “Research Flat Earth” itu membawa dirinya hingga ketinggian 570 meter sebelum akhirnya mesin roket bertenaga uap itu mati dan parasut terbuka, memperlambat jatuhnya Hughes ke tanah.

Peluncuran tersebut dilakukan di gurun kosong di Amboy, California. Sejatinya misi tersebut dilakukan pada November 2017, tetapi dikarenakan larangan lembaga berwenang dan masalah teknis lainnya, Hughes dan tim Bumi datar di baliknya mengundur peluncuran berulang kali hingga 24 Maret kemarin.

Research Flat Earth
Mike Hughes mengklaim badan antariksa dunia sudah berbohong soal bentuk Bumi (credit: Independent)

Lantas bagaimana hasil pembuktiannya? Sayangnya, tidak ada yang Hughes utarakan paska peluncuran.

Akun Facebook Hughes hanya membagikan tautan video peluncuran roket Flat Earth itu yang diunggah di situs Noize TV. Dari sana terlihat bahwa mesin roket hanya menyala selama 3 detik dan selebihnya tim segera datang menghampiri Hughes untuk memastikan keadaannya.

Moncong roket hancur dan Hughes mengalami sedikit cidera, namun tim medis memastikan bahwa pengemudi limousine tersebut tidak apa-apa.

Peluncuran ini sejatinya adalah pengujian sebelum eksperimen yang lebih besar, yakni mencapai ketinggian 100 km atau Karman Line yang sudah masuk kategori ruang angkasa. Jika semuanya berjalan sesuai rencana, Hughes akan kembali meluncur dengan roket swadaya kalangan Bumi datar pada Agustus mendatang.

Pada ketinggian itu, lengkungan Bumi seharusnya sudah terlihat apabila awan tidak teramat menutupi horizon.

Meskipun jika Hughes tetap bersikeras bahwa bentuk Bumi tetaplah datar, peluncuran roket dengan arah lurus ke atas sudah membuktikan bahwa bentuk Bumi adalah bola. Sebab dalam skema Bumi datar, arah gaya tarik terpusat di kutub utara dan benda apapun yang dilemparkan vertikal ke atas akan berbelok ke arah kutub utara.

Jadi, dengan berhasilnya Hughes meluncur tegak lurus ke atas, itu sudah membuktikan bahwa Bumi tidaklah datar.