Research at NVIDIA_ Transforming Standard Video Into Slow Motion with AI screenshot (1)
Tidak perlu kamera canggih, video apapun bisa jadi slow motion

Hingga kini, satu-satunya cara untuk mendapatkan video gerakan lambat atau slow motion ialah memanfaatkan kamera dengan kemampuan merekam lebih banyak frame. Sebagai contoh, kamera video dengan 240 fps akan menghasilkan video slow motion lebih halus dibanding 120 fps. Beberapa ponsel flagship juga telah hadir bersama fitur tersebut, meski harus diakui proses perekaman memakan memori yang amat banyak.

Tim peneliti dari NVIDIA tampaknya bakal mengguncang industri kamera. Pasalnya mereka telah menemukan cara untuk membuat video biasa 30 fps menjadi slow motion. Terkesan hal itu kurang masuk akal, namun berkat kemajuan teknologi komputer kini jadi jauh lebih masuk akal.

Seperti yang dilaporkan dalam blognya, tim peneliti memanfaatkan sistem deep learning untuk menambah jumlah frame pada video. Secara sederhana, sistem kecerdasan buatan itu dapat memprediksi frame selanjutnya secara akurat.

“Meski sangat memungkinkan merekam video 240 frame per detik menggunakan ponsel, merekam semuanya dengan frame rate tinggi tidaklah praktis, sebab membutuhkan memori besar dan kebutuhan daya tinggi untuk perangkat mobile,” tulis peneliti dalam paper-nya.

Research at NVIDIA_ Transforming Standard Video Into Slow Motion with AI screenshot
Hasil video tetap tajam sambil menghasilkan gerakan yang lebih halus

Menggunakan GPU Tesla V100 dan kerangka deep learning PyTorch, tim melatih sistem dengan lebih dari 11.000 video aktivitas sehari-hari yang direkam dengan 240 frame per detik. Setelah dilatih, tim mampu memprediksi frame tambahan berdasarkan frame yang telah ada.

Tim juga mendemonstrasikan sistem buatannya dengan video dari kanal Youtube The Slow Mo Guys, salah satu situs hiburan yang memamerkan video slow motion. Sistem milik NVIDIA dapat memperlambat video hingga 4 kali meski secara teknis, video yang dipakai sudah termasuk slow motion.

Peneliti telah mempresentasikan sistemnya lewat ajang Computer Vision and Pattern Recognition (CVPR) di Salt Lake City, Utah.

Walaupun belum ada kejelasan soal implementasi teknologi tersebut selanjutnya, mengubah video biasa menjadi video slow motion tanpa kamera canggih tentu sangat luar biasa.

Sebelumnya NVIDIA juga melakukan eksperimen dengan mengkonversi video siang menjadi malam menggunakan AI.