Kereta biasanya bukan tempat terbaik untuk melakukan aktivitas online. Selain karena ia terus bergerak, kereta pun menggunakan material yang bersifat memblokade sinyal telekomunikasi.

Kaca jendela yang lokasinya berdekatan dengan penumpang sengaja menggunakan bahan-bahan khusus yang dapat merefleksikan panas sehingga dapat menjaga suhu ruangan. Akan tetapi dampak lain yang ditimbulkan adalah kenyamanan penumpang harus dikorbankan.

Pihak perusahaan kereta api bisa saja menggunakan penguat sinyal atau repeater. Namun solusi ini tidak diminati karena butuh biaya instalasi dan perawatan yang mahal.

Peneliti Kembangkan Jendela Kereta yang Dapat Menguatkan Sinyal
EPFL kembangkan kaca yang memungkinkan penguatan sinyal telekomunikasi

Sulitnya mencari sinyal di dalam kereta menginspirasi tim peneliti di École Polytechnique Fédérale de Lausanne (EPFL) untuk menciptakan kaca yang tidak hanya memantulkan panas, namun juga menguatkan sinyal.

Tim membuat kaca yang disinari laser dengan presisi tinggi. Setelah disinari, kaca tersebut akan dapat dilewati gelombang elektromagnetik serta di saat yang sama juga memblokir panas.

Menurut EPFL, prototype telah sukses diujicobakan di kereta api NINA yang beroperasi di jalur Bern-Lötschberg-Simplon (BLS) di Swiss.

Peneliti Kembangkan Jendela Kereta yang Dapat Menguatkan Sinyal
Dari 36 kereta NINA, sebagian besar akan menggunakan kaca laser dari EPFL

Rencananya mereka akan memperluas instalasi untuk sebagian besar NINA pada September mendatang.

Selain kereta, EPFL mengatakan bahwa proyeknya tersebut dapat diaplikasikan pada bidang lain seperti gedung bangunan.

EPFL juga mengklaim kaca tersebut hanya bisa dilalui gelombang elektromagnetik namun sinyal Wi-Fi dari dalam tidak bisa keluar, sehingga meningkatkan keamanan.

Sumber: EPFL