Google ARCore Toosl
Google kembali dorong developer untuk eksplorasi potensi AR

Teknologi augmented reality (AR) sudah tidak dapat terbendung lagi. Google sebagai pemegang sistem operasi Android sudah pasti tidak mau ketinggalan dengan teknologi masa depan ini. Dalam ajang Game Developers Conference di California yang berlangsung saat ini, Google kembali menegaskan semangatnya di bidang AR.

Beberapa perusahaan seperti eBay dan Ikea yang tampil dalam ajang tersebut memamerkan aplikasi AR yang didasari dengan ARCore milik Google. Tujuannya adalah menggabungkan realitas fisik ke dalam dunia digital secara maksimal.

Sementara Google sudah bereksperimen dengan Tilt Brush, eBay membuat aplikasi Android dimana kamu bisa menempatkan kotak virtual berbagai ukuran di rumah sebelum paket itu sampai. Fitur ini sangat bermanfaat apabila kamu memesan barang dan ingin memastikan bahwa ukurannya sesuai dengan ruangan.

Google ARCore
Aplikasi Ikea ini sudah tersedia di Play Store namun terbatas pada beberapa merek saja

Aplikasi yang sama juga dilakukan oleh ritel perabot rumah tangga, Ikea. Aplikasi yang mereka buat dapat memindai isi ruangan dan memberi kesempatan melihat furniture bagi pengguna sebelum membelinya. Dengan demikian pengguna bisa memilih barang yang tepat dan mengurangi potensi pembeli yang kurang puas.

Sayangnya, implementasi ini masih terbatas pada smartphone yang sudah mendukung ARCore, seperti Google Pixel, LG V30, Asus Zenfon AR, dan OnePlus 5. Namun Google memastikan daftar ponsel akan terus berkembang.

Sementara itu Apple juga punya perangkat serupa bernama ARKit untuk developer. Ini pula yang menjadi alasan perusahaan yang didirikan Steve Jobs tersebut sedang gencar membangun sistem AR, bahkan digadang-gadang punya produk khusus AR pada 2020.