Bitcoin Coin
Investor legendaris, Warren Buffett tidak yakin dengan masa depan Bitcoin cs (credit: Pixabay)

Euforia cryptocurrency atau mata uang digital meledak sejak tahun lalu. Ditandai dengan peningkatan signifikan nilai Bitcoin yang mencapai Rp 260 juta per koinnya. Sebagian orang melihat fenomena ini sebagai peluang emas untuk berinvestasi dengan harapan harganya melonjak di masa depan.

Saat ini terdapat sejumlah cryptocurrency yang cukup populer, antara lain Litecoin, Cardano, Ripple, Dashcoin, Dogecoin, Stellar, dan tentu saja Bitcoin sebagai yang termahal.

Terlepas dari itu semua, sejumlah analis dan ahli investor tidak sependapat untuk berinvestasi dengan mata uang digital. Investor legendaris sekaligus orang terkaya kedua di dunia, Warren Buffett tampil dalam sebuah wawancara dengan CNBC.

Pria berusia 87 tahun itu memberi sinyal bahwa hampir dipastikan cryptocurrency akan punya “bad ending”.

Warren Buffett
Warren Buffett dalam wawancara dengan CNBC (credit: David A. Grogan/CNBC)

“Dalam istilah cryptocurrency, secara umum, saya bisa katakan hampir pasti bahwa itu akan berakhir buruk,”

Ketika ditanya soal masa depan Bitcoin, Buffett mengatakan ia tidak terlalu tertarik. Namun ia sendiri mengakui tidak tahu terlalu banyak soal cryptocurrency.

Pada 2014 lalu, Buffett sudah menjelaskan kepada investor lain bahwa Bitcoin dan sejenisnya hanyalah “fatamorgana” dan investor disarankan tidak perlu mendekatinya.

Pernyataan Buffett senada dengan analis dari Morgan Stanley yang mengatakan nilai Bitcoin pada akhirnya akan menjadi nol sebab hanya menggunakan supply-demand sebagai pondasinya.

Bitcoin beberapa hari yang lalu sempat terjun bebas hingga kurang dari $10.000 dari yang awalnya $20.000. Namun saat artikel ini ditulis telah merangkak lagi ke $11.000 per keping.