Printer 3D masih menjadi barang langka, setidaknya hal ini berlaku beberapa tahun yang lalu. Tetapi kini kamu akan mudah menemukannya di supermarket dengan rentang harga yang menunjukan penurunan.
Kali ini, penemu bernama Filippo Moroni dan Pietro Gabriele yakin bahwa printer 3D harus tersedia untuk kalangan luas. Akhirnya mereka menemukan cara agar smartphone dapat bekerjasama dengan printer 3D dan menghasilkan model 3 dimensi yang diinginkan.
Adalah OLO, perangkat minimalis yang memungkinkan kamu untuk mencetak model 3 dimensi menggunakan smartphone.

OLO memanfaatkan layar sentuh pada smartphone untuk mencetak model 3 dimensi

Jalankan aplikasi OLO di smartphone, pilih bentuk yang ingin dicetak, selanjutnya letakan smartphone di dasar mesin OLO, dan kamu hanya tinggal menunggu proses pencetakan.
OLO, OLO 3d printer, smartphone 3d printer, 3d printer portable

 

Mungkin kamu akan bingung tentang cara kerja OLO, bagaimana mungkin layar smartphone bisa dijadikan media untuk mencetak?

 

OLO, OLO 3d printer, smartphone 3d printer, 3d printer portable

 

Ternyata OLO memanfaatkan gambaran yang tampil di layar smartphone untuk menghasilkan bentuk tertentu. Maka dari itu tingkat kecerahan layar sangat berpengaruh dalam proses pencetakan. Tentu saja perangkat ini hanya bisa mendeteksi smartphone touchscreen.
Pencetakan dilakukan lapis demi lapis. Menurut pengembangnya, OLO mampu mencetak benda setinggi 1 inci selama kurang lebih 1 jam 55 menit. Perangkat ini juga membutuhkan 4 buah baterai AA sebagai tenaga penggeraknya.

 

Selain itu, dimensi layar pun harus diperhatikan. Ukuran yang diizinkan berkisar 5.5 inci sampai 5.8 inci. Seperti pada iPhone 6 dan Samsung Galaxy A7.
Mengenai desain 3D yang ingin dicetak, kamu terlebih bisa membuatnya di komputer dengan format .STL, .OBJ, atau .PLY. Kamu juga bisa berbagi desain di aplikasi OLO.

Tidak perlu merogoh kocek besar, OLO hanya dijual $99

OLO, OLO 3d printer, smartphone 3d printer, 3d printer portable
Satu hal penting mengapa OLO begitu menarik perhatian adalah harga yang ditawarkannya. Sebuah mesin printer 3D yang hanya dibanderol $99 atau Rp 1.3 juta.
Tentu saja ini berbeda jauh dengan printer 3D konvensional yang kebanyakan berada pada kisaran di atas Rp 10 juta.
Hal ini juga karena komitmen OLO untuk membawa printer 3D yang bisa dimiliki siapapun. Harga ini sudah termasuk perangkat dan bahan baku (resin).
Bahkan jika memilih versi early bird, kamu akan mendapatkan perangkat ini hanya dengan $79. Tetapi untuk versi retail nanti, belum ada kepastian apakah harganya akan tetap pada kisaran $99.

 

Saat ini OLO sudah menyelesaikan kampenye produknya di Kickstarter. Dari target $80.000 ternyata mereka berhasil meraih hingga $2.3 juta. Rencananya printer 3D portabel ini akan mulai dikirim kepada pemesan pada September 2016.
So, apa kamu tertarik dengan printer 3D murah ini?