Tidak ingin menyerah, kira-kira kalimat ini tepat sekali untuk menggambarkan kondisi bisnis Nokia, sebuah perusahaan yang dikenal berkat produk ponselnya yang melegenda.

Namun sejak divisi ponsel dibeli oleh Microsoft pada 2013, Nokia terus memacu dirinya agar tidak tergerus oleh kecanggihan zaman.

Informasi dari Engadget mengatakan Nokia telah mengumumkan untuk membeli Withings seharga €170 juta atau $191 juta, jika dikonversikan dalam rupiah mencapai Rp 2,4 triliun.

Langkah Nokia ini akan mengisi divisi Nokia Technologies. Presiden Nokia, Ramzi Haidamus mengatakan bahwa perusahaannya sedang dalam rangka untuk memimpin gelombang inovasi dalam produk kesehatan digital.

Withings sendiri memang dikenal sebagai perusahaan yang sering meluncurkan produk kesehatan berteknologi canggih.

CEO Withings, Cedric Hutchings menyetujui langkah ini. Ia mengaku senang bisa bergabung dengan Nokia untuk membantu visi kesehatan agar lebih banyak orang terhubung di seluruh dunia.

Hal ini tidak mengejutkan sebab Nokia memang sudah berencana untuk melebarkan sayap perusahaan ke perangkat kesehatan.

Inovasi Withings selalu menuai pujian. Terkait seperti apa produk baru yang akan diluncurkannya nanti setelah kemitraan dengan Nokia, kita lihat saja nanti.