Sejak bangku sekolah dasar kita sudah mengetahui bahwa bumi hanya memiliki satu bulan yang memutari bumi dalam rentang waktu hampir 30 hari. Kita juga tahu bahwa bulan adalah sumber cahaya paling terang di malam hari.
Namun sebuah jurnal yang diterbitkan NASA pada 15 Juni lalu menyebutkan hadirnya sebuah objek langit yang mengelilingi bumi. Diketahui objek berdiameter kurang dari 100 meter ini telah ada sejak 100 tahun terakhir.
Objek tersebut ternyata adalah asteroid kecil yang diberi nama 2016 HO3, ditemukan dengan bantuan teleskop di Haleakala, Hawaii.
Asteroid ini mengorbit dalam jarak 38 sampai 100 kali jarak bulan ke bumi. Berkat gravitasi bumi, ia tidak pernah pergi terlalu jauh.

 

NASA Temukan 'Bulan' Baru yang Mengorbit Bumi
Terlalu dini untuk mengatakan 2016 HO3 adalah bulan baru untuk bumi sebab ukuran dan jaraknya yang tidak relevan. Namun masih layak untuk dikatakan sebagai satelit pendamping atau quasi satellite.
Menurut NASA, satelit ini tetap akan mendampingi bumi selama beberapa abad ke depan. Sebenarnya, 2016 HO3 mengorbit matahari, tetapi gravitasi bumi “memaksa” benda ini terperangkap dalam orbit bumi.
Meskipun asteroid berpotensi untuk menabrak bumi, tetapi 2016 HO3 tidak menimbulkan ancaman untuk planet ini sebab ia mengorbit dalam jarak aman.

 

Sumber: NASA