Uber Kecelakaan
Korban tewas pertama mobil self-driving menyeret Uber

Impian perusahaan taksi online Uber untuk mewujudkan taksi tanpa sopir tampaknya menemui masalah besar. Salah satu mobil self-driving yang diujikan di Arizona menabrak seorang pejalan kaki dalam kecepatan 60 km/jam.

Adalah Elaine Herzberg, wanita malang berusia 49 tahun yang sedang membawa sepedanya di sebuah trotoar. Ia mengalami cidera parah setelah mobil uji coba Uber menghantamnya dengan keras. Herzberg sempat dibawa ke rumah sakit terdekat namun nyawanya tidak tertolong.

Pihak kepolisian yang menginvestigasi kasus ini mengatakan tidak ada tanda-tanda mobil mengurangi kecepatannya saat mendekati wanita tersebut.

Mobil self-driving itu tidak melaju sendirian. Di balik roda kemudi ada seseorang yang bertugas mengawasi jalannya mobil. Namun saat kecelakaan itu terjadi, Uber mengatakan mobil sedang dalam mode kemudi otonom. Beruntungnya, pengemudi bernama Rafael Vasquez tidak mengalami luka.

Uber
Foto lokasi kejadian (credit: ABC 15)

Pihak Uber masih belum banyak bicara terkait insiden mematikan ini. Bisa dibilang, ini adalah kasus pertama mobil self-driving sebabkan kematian.

Perusahaan untuk sementara waktu menghentikan pengujian publik armadanya. Volvo dan Toyota yang menjadi partner dalam proyek tersebut juga belum memberikan tanggapan terkait relasinya dengan Uber.

Sayangnya, ini bukan kali pertama Uber alami kecelakaan. Tahun lalu, mobil mereka menabrak sejumlah mobil pengendara lain hingga sebabkan kerusakan parah. Tetapi tidak ada korban jiwa dilaporkan.

Hal itu membuat pemerintah California melarang Uber menguji kendaraannya di wilayah tersebut hingga akhirnya pindah ke Arizona.

Investigasi kecelakaan hingga menewaskan korban jiwa ini akan terus berlanjut. Semua sensor yang merekam data perjalanan akan digunakan pihak yang berwajib untuk diketahui penyebabnya.