Tesla Model 3
Penantian telah tiba, Tesla memulai proses manufaktur Model 3 lebih cepat dari yang direncanakan

Demi menepis anggapan bahwa mobil listrik selalu mahal, perusahaan otomotif Tesla mengumumkan Tesla Model 3 yang merupakan varian mobil listrik termurah dalam sejarah perusahaan tersebut.

Sejak diperkenalkan tahun lalu, Model 3 mendapat antusiasme dari para peminatnya. Dibanderol Rp 450 juta, mobil tersebut menerima sekitar 300.000 pre-order dari seluruh dunia dan angkanya terus bertambah.

Pada 3 Juli lalu CEO Tesla, Elon Musk dalam twit-nya memberitahukan proses manufaktur akan dimulai segera dengan target 30 mobil pertama akan dikirim kepada para pemesan pada 28 Juli. Pria yang juga menjadi CEO SpaceX tersebut mengatakan proses produksi akan meningkat secara eksponensial, ia menargetkan 20.000 unit per bulan pada Desember mendatang.

Tesla Model 3
Angka pemesanan yang kian tinggi, Tesla menghimbau para peminat untuk segera melakukan pemesanan

Proses produksi telah dimulai kemarin, pada 9 Juli. Musk memperkirakan perusahaannya dapat meningkatkan angka produksi hingga 500.000 unit pada 2018. Meski semakin tinggi, ia mengingatkan siapapun yang ingin memiliki Model 3 sebelum 2019 harus segera melakukan pemesanan.

Usaha Tesla diklaim dapat mempercepat konversi mobil BBM ke mobil listrik. Analisis mencatat kendaraan elektrik akan mengambil porsi terbesar pada tahun 2040. perusahaan lain seperti Volvo berkomitmen pihaknya akan berhenti menjual mobil BBM pada 2019 serta menggantinya ke mobil listrik.

Musk mengatakan semua varian Tesla, termasuk Model 3 akan dilengkapi kemampuan kemudi otomatis. “Di Tesla, kami tidak membuat mobil lambat” kata Musk saat memperkenalkan Model 3. Akselerasi dari 0-100 dapat diraih dalam waktu 5.6 detik, bahkan ada versi lain yang dapat lebih cepat.

Melihat trend ini, apa kamu tertarik mengadopsi mobil listrik?