Windows Hello
Fitur keamanan berbasis pengenalan wajah, Windows Hello masih jauh dari kata aman

Teknologi pengenal wajah masih perlu pengembangan lebih lanjut agar semakin akurat dan tidak mudah dibobol dengan trik sederhana. Tetapi pembaharuan sistem tidak menjadi jaminan bahwa keamanan jadi lebih terjamin.

Sistem keamanan biometrik Windows Hello diperkenalkan Microsoft pada sistem operasi Windows 10. Untuk bisa menggunakan fitur tersebut perangkat komputer harus memiliki kamera yang mumpuni untuk membaca pola wajah secara presisi.

Tidak seperti Face ID yang turut menggunakan kamera kedalaman dan laser, Windows Hello murni memanfaatkan kamera bawaan yang mana cukup rentan dibohongi dengan foto. Walaupun pihak pengembang sudah memberikan pembaharuan software, namun peneliti keamanan sistem asal Jerman masih berhasil melewatinya.

Dua ahli keamanan, Matthias Deeg dan Philipp Buchegger menggunakan foto untuk membuka kunci Windows Hello. Pihaknya mengklaim bahwa sistem operasi merupakan versi terbaru, yakni Fall Creators Update.

Tetapi bukan foto biasa, melainkan foto hasil modifikasi mirip inframerah dengan resolusi 340 piksel. Ajaibnya, gambar tersebut terbaca oleh Windows Hello sebagai pengguna yang terdaftar.

Menurut laporan Seclist yang ditulis oleh Matthias Deeg, cara terbaik menanggulangi masalah ini ialah memperbaharui versi Windows ke 1709, lalu mengaktifkan “enhanced anti-spoofing” dan mengatur ulang autentikasi Windows Hello.

Berikut video Windows Hello dibobol dengan foto: