Raksasa otomotif, Mercedes-Benz baru saja memulai tonggak sebagai salah satu perusahaan yang mengembangkan transportasi umum otonom.

Bus yang diberi nama Future Bus ini memiliki jalur sejauh hampir 20 kilometer dari bandara Schiphol Amsterdam hingga daerah luar kota dengan tujuan untuk mengangkut kaum penglaju.

Keberadaan bus ini bukan tanpa alasan, keterangan dari CEO Daimler Trucks and Buses menyebut bahwa kota-kota besar di dunia saat ini menjadi wilayah tempat tinggal lebih dari 50% populasi dunia. Inilah yang membuat moda transportasi menjadi perhatian penting.

Selain punya desain bernuansa futuristik, Future Bus bersifat semi-autonomous yang artinya ia dapat menyetir sendiri sesuai jalur yang telah ditentukan.

Sebenarnya ini bukan pertama kali Mercedes memperkenalkan kendaraan self-driving, sebelumnya proyek truk otonom Highway Pilot telah dicanangkan dan akan beroperasi pada 2025.

Mau lihat seberapa keren Future Bus buatan Mercedes ini?

Mercedes Perkenalkan Bus Masa Depan yang Bisa Menyetir Sendiri
Tampak samping dari Future Bus, kesannya sangat modern

 

Mercedes Perkenalkan Bus Masa Depan yang Bisa Menyetir Sendiri
Di bagian dalam, penumpang disuguhi fasilitas yang nyaman

 

Mercedes Perkenalkan Bus Masa Depan yang Bisa Menyetir Sendiri
Setiap tempat duduk diberikan sela agar tidak terlalu rapat

 

Mercedes Perkenalkan Bus Masa Depan yang Bisa Menyetir Sendiri
Bus memiliki teknologi kamera, sensor, radar, dan GPS agar ia dapat menyetir sendiri

 

Mercedes Perkenalkan Bus Masa Depan yang Bisa Menyetir Sendiri
Sangat detil, bus bisa berhenti kurang dari 10 cm dari trotoar

 

Mercedes Perkenalkan Bus Masa Depan yang Bisa Menyetir Sendiri
Berdasarkan peraturan, harus ada sopir untuk tujuan berjaga-jaga

 

Mercedes Perkenalkan Bus Masa Depan yang Bisa Menyetir Sendiri
Future Bus dapat mengenali rambu lalu lintas

Seperti mobil self-driving pada umumnya, Future Bus diklaim lebih hemat bahan bakar dan aman. Desain internal bus ini terbilang tak biasa, bahkan boleh disebut mewah.

Meskipun Future Bus sudah bisa berjalan sendiri, peraturan mengharuskan adanya sopir yang memantau operasional bus. Bahkan jika terjadi sesuatu, sopir harus siap mengambil alih bus untuk tujuan tertentu.

Bagaimana pendapatmu tentang bus ini? Tulis di komentar!

Sumber: Tech Insider