Orion Span
Meski biayanya sangat tinggi, tetapi ini jauh lebih murah daripada biaya yang dikeluarkan NASA untuk astronot yang pergi ke ISS

Selagi proyek wisata ke luar angkasa masih dalam tahap pengembangan, perusahaan bernama Orion Span berencana mengirim modul hotel ke orbit Bumi pada 2022. Modul itu nantinya akan menjadi tempat tinggal turis selama 12 hari.

Orion Span akan membuat modul bernama Aurora Station dan menempatkannya di ketinggian 322 km, agak di bawah ketinggian International Space Station (ISS) di 408 km. Perusahaan menjanjikan modul tersebut memiliki jendela yang banyak sehingga turis bisa melihat keindahan Bumi dari ruang angkasa.

Namun sebelum diperbolehkan berangkat, turis harus menjalani program latihan selama 3 bulan untuk memahami seluk-beluk kehidupan di luar angkasa, serta perbekalan penting selama menikmati liburan disana.

Aurora Station
Ruangan Aurora Station cukup lega untuk bersenang-senang di gravitasi nol

“Orion Span mengambil teknik latihan yang biasanya dilakukan selama 24 bulan untuk mempersiapkan pengunjung ke stasiun luar angkasa dan menyederhanakannya menjadi tiga bulan, untuk menekan biaya,” kata CEO dan Founder Orion Span, Frank Bunger.

Hotel luar angkasa ini sanggup menampung 4 pengunjung sekaligus ditambah 2 kru yang bertugas selama perjalanan. Satu tiket menginap di Aurora Station memakan dana $9.5 juta atau Rp 135 miliar.

Bunger mengakui itu bukan angka yang bisa dijangkau banyak orang, untuk itu pihaknya berusaha menekan harga semurah mungkin sambil memberikan pengalaman wisata terbaik.

Space Hotel
Orion Span hanya mengembangkan modul, sementara wahana peluncur menggunakan yang sudah ada

Orion Span bukan perusahaan yang memiliki roket, dengan begitu itu mereka hanya akan memanfaatkan perusahaan antariksa yang sudah ada untuk mengirim modulnya ke angkasa.

Saat ini Orion Span boleh dibilang berada di era yang tepat karena perusahaan seperti SpaceX, Blue Origin, dan startup antariksa lainnya sedang mengembangkan sistem peluncur yang murah.

Lantas, saat Aurora Station siap diluncurkan, perusahaan hanya perlu memilih siapa yang akan menjadi partner-nya dalam bisnis ini. Untuk sekarang, jika kamu tertarik bisa melakukan pemesanan dengan tarif awal $80.000 atau Rp 1 miliar, serta dapat dikembalikan apabila berubah pikiran.