Hyperloop One
Kapsul penumpang Hyperloop One jalani percobaan perdananya

Seperti apa transportasi publik di masa depan? Semua orang mendambakan teknologi yang mampu membawa mereka menuju tempat yang jauh dalam waktu singkat. Beberapa tahun terakhir Hyperloop adalah salah satu yang paling menjanjikan. Perusahaan Hyperloop One kembali menjalani ujicoba kapsul pertamanya pada 2 Agustus lalu.

Kapsul penumpang berukuran panjang 8.7 meter, lebar 2.7 meter, dan tinggi 2.4 meter ditempatkan pada jalur eksklusif milik Hyperloop One yang berlokasi di Nevada. Jalur sepanjang 500 meter tersebut menjadi saksi sejumlah percobaan yang pernah dilakukan sebelumnya.

Hyperloop One
Hyperloop One mengklaim material kapsulnya sama seperti Formula-1, ringan namun kuat

Sama seperti uji coba Mei lalu, Hyperloop One menyertakan semua komponen teknologi untuk diuji secara bersamaan. Sistem levitasi magnet berhasil membuat kapsul melayang beberapa sentimeter di atas rel. Dengan pendorong elektrik, kapsul Hyperloop menembus kecepatan 310 kilometer per jam.

Kecepatan tersebut memang bukan cerminan konsep yang akan mencapai kecepatan suara atau 1.200 kilometer per jam. Tetapi pihak Hyperloop One menekankan bahwa mereka terlebih dahulu ingin memastikan bahwa teknologi yang mereka usung dapat bekerja sempurna.

Hyperloop One
Jalur uji coba Hyperloop One memiliki tekanan udara yang sama dengan ketinggian 60 kilometer

“Kami telah membuktikan bahwa teknologi kami bekerja, dan sekarang kami bersiap untuk berdiskusi dengan partner, pelanggan, dan pemerintah di seluruh dunia untuk mengkomersialisasikan teknologi Hyperloop kami” ujar CEO Hyperloop One, Rob Lloyd.

Lloyd mengaku senang atas kepercayaan pemerintah kepada perusahaannya untuk mengatasi masalah infrastruktur transportasi. Ketika proyek ini selesai, perjalanan dari Jakarta ke Jogjakarta dapat ditempuh dalam waktu kurang dari 30 menit.

Berikut video pengujian fase kedua Hyperloop One: