Firefox vs Edge vs Chrome
Lewat update terbaru, Microsoft kurangi konsumsi daya pada browser Edge

Saat ini Google Chrome merajai pasar browser untuk segala perangkat dengan 66,17 persen, sedangkan lawan terdekatnya adalah Mozilla Firefox dengan raihan 11,78 persen yang mana tidak bisa disebut sebagai rival. Sementara itu, browser andalan Windows 10 yakni Microsoft Edge hingga kini belum menyentuh angka 5 persen, atau secara spesifik berada pada 4,26 persen menurut Desktop Browser Market Share.

Meski sudah dijadikan sebagai browser bawaan sistem operasi Windows 10 – OS komputer paling laris di dunia, Edge tampaknya tidak begitu menarik pengguna. Belum menyerah sampai disitu, belum ada tanda-tanda bagi Microsoft soal gairahnya menyempurnakan browser tersebut.

Sebuah video yang dirilis perusahaan memperlihatkan tiga browser terkenal – Mozilla Firefox, Microsoft Edge, dan Google Chrome sedang adu tanding real performance khususnya pada konsumsi daya yang digunakan.

Dalam video berdurasi sekitar setengah menit itu, masing-masing browser dipasang di tiga komputer jinjing Surface Books dan menjalankan video streaming tanpa henti sampai baterainya habis. Lebih rinci lagi, perangkat yang dipakai terinstal Windows 10 April 2018 update.

Firefox harus ‘tewas’ lebih dulu dengan capaian 7 jam 15 menit, disusul oleh Google Chrome yang berhasil bertahan selama 12 jam 32 menit. Pemenangnya, sudah jelas adalah Edge dengan total 14 jam 20 menit.

Dalam eksperimen sederhana ini dapat dikatakan bahwa Firefox yang terkenal karena mengonsumsi sedikit memori, ternyata memiliki kelemahan lain pada konsumsi daya. Chrome menjadi kompetitor terdekat dengan selisih hanya sekitar 2 jam. Cukup impresif mengingat browser yang satu ini paling boros soal memori.

Microsoft Edge mungkin akan sangat berdampak pada daya baterai jika digunakan pada perangkat mobile seperti laptop atau tablet. Namun untuk pengguna desktop PC tampaknya tidak terlalu mempedulikan hasil ini.

Microsoft masih terus menyempurnakan Edge dan memperbaiki fiturnya. Kini browser tersebut juga sudah mendukung fitur ekstensi seperti Chrome, Firefox, dan Opera walaupun sebatas pada nama-nama ekstensi populer.