Delta Airlies Fingerprint Boarding Pass
Sensor sidik jari memiliki banyak keunggulan dibanding menggunakan boarding pass tradisional

Sensor biometrik banyak digunakan untuk memverifikasi identitas atau informasi pengguna. Maskapai penerbangan asal Amerika Serikat, Delta Airlines mulai izinkan penumpang menggunakan sidik jari (fingerprint) untuk check in pesawat.

Layanan ini sudah diterapkan di Ronald Reagan Washington National Airport. Sebelumnya pihak Delta Airlines sudah melakukan pengujian pada bulan Mei lalu, sekaligus pengujian teknologi pengenal wajah (facial recognition) untuk drop bagasi.

“Verifikasi biometrik memiliki akurasi yang lebih tinggi daripada kertas boarding pass” kata Gil West, Wakil President Senior Delta. Ia menambahkan cara ini lebih efektif dibanding harus memindai tiket secara individual.

Delta Airlies Fingerprint Boarding Pass
Perangkat fingerprint milik Delta yang merupakan hasil kolaborasi dengan Clear

Pihak perusahaan bekerjasama dengan perusahaan Clear yang bergerak di bidang sensor biometrik. Dengan demikian calon penumpang harus mendaftar terlebih dahulu sebelum menggunakan layanan tersebut. Di sisi lain, maskapai juga mewajibkan penumpang bergabung dalam program eksklusif Delta SkyMiles.

Bulan depan Delta Airlines berencana memulai pengujian drop bagasi menggunakan identifikasi sidik jari.